Jenazah PMI Asal Banyuwangi yang Meninggal di Kamboja Dipulangkan, Keluarga Dapat Kepastian

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Sabtu, 10 Mei 2025, 15:53 WIB
IMG_20250512_114927
JENAZAH - Peti jenazah Rizal Sampurna saat akan diterbangkan dari Kamboja. Jenazah Rizal diprakirakan tiba di Indonesia pada Minggu (10/5/2025).

BanyuwangiNet.com – Jenazah Rizal Sampurna (30), seorang pekerja migran asal Banyuwangi yang meninggal dunia di Kamboja, akhirnya dipulangkan ke Indonesia. Informasi ini disampaikan oleh kuasa hukum keluarga Rizal, Bagus Abu Bakar, pada Sabtu (10/5/2025).

Menurut Bagus, jenazah Rizal diberangkatkan dari Bandara Phnom Penh, Kamboja, dengan jadwal transit di Bangkok, Thailand, sebelum melanjutkan penerbangan ke Indonesia. “Penerbangan terakhir dijadwalkan tiba di Bandara Juanda, Surabaya, esok hari sekitar pukul 19.35 WIB,” jelas Bagus.

Kepastian soal pemulangan ini diperoleh keluarga setelah menerima sejumlah bukti, termasuk foto peti jenazah Rizal dan tiket penerbangan yang dikirimkan oleh pihak terkait. Tim kuasa hukum juga berencana menjemput jenazah setibanya di Bandara Juanda.

Keren! Salah Satu Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar di Indonesia akan Dibangun di Banyuwangi

Rizal diketahui bekerja di Kamboja selama dua bulan terakhir sebagai operator penipuan daring (scammer) dalam jaringan judi online. Sebelum meninggal, ia sempat menghubungi keluarga dan beberapa temannya di Banyuwangi. Dalam percakapan itu, Rizal meminta doa agar bisa memenuhi target kerja yang ditetapkan atasan, karena jika tidak, ia terancam dipindahkan ke negara lain.

Kabar duka ini awalnya diterima keluarga dari seseorang yang tidak dikenal, yang menyampaikan bahwa Rizal meninggal akibat sakit. Namun, tidak ada dokumen atau bukti resmi yang disampaikan saat itu, sehingga menimbulkan tanda tanya besar di kalangan keluarga.

Memasuki Kemarau, Banyuwangi Bersihkan Bendungan dan Embung untuk Jaga Pasokan Air Irigasi

Salah satu hal yang memperkuat dugaan kondisi kerja yang tidak manusiawi adalah sejumlah foto yang beredar, memperlihatkan Rizal sedang duduk di depan komputer dengan tangan diborgol.

Setelah melalui berbagai upaya dan tekanan publik, jenazah Rizal akhirnya berhasil dipulangkan dengan pembiayaan dari perusahaan tempatnya bekerja. Kepulangan ini menjadi titik terang bagi keluarga yang sejak awal berjuang mencari kejelasan terkait nasib Rizal di negeri orang.

Artikel Terkait