ICF Usulkan Banyuwangi Jadi Tuan Rumah Indonesia BMX Series Tingkat Asia

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Sabtu, 27 Juni 2026, 19:34 WIB
1000918231
Para pembalap BMX berlomba menjadi yang terbaik dalam Banyuwangi BMX Supercross.

BanyuwangiNet.com – Kabupaten Banyuwangi diusulkan menjadi salah satu tuan rumah Indonesia BMX Series, kejuaraan balap sepeda BMX yang akan digelar di bawah naungan Asian Cycling Confederation (ACC). Usulan tersebut disampaikan Indonesia Cycling Federation (ICF) sebagai bentuk apresiasi atas kualitas Sirkuit BMX Internasional Banyuwangi yang dinilai sebagai salah satu yang terbaik di Asia.

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat ICF, Jadi Rajagukguk, mengatakan, pihaknya telah mengajukan Banyuwangi sebagai lokasi penyelenggaraan Indonesia BMX Series yang dijadwalkan berlangsung pada tahun depan.

“Kami ajukan kejuaraan tersebut digelar di Sirkuit BMX International Banyuwangi,” kata Jadi saat membuka Banyuwangi BMX Supercross 2026, Sabtu (27/6/2026).

Menurut Jadi, Sirkuit BMX Internasional Banyuwangi memiliki spesifikasi yang memenuhi standar Olimpiade dengan karakter lintasan yang menantang sehingga layak menjadi arena berbagai kejuaraan bergengsi.

Sirkuit tersebut memiliki panjang lintasan sekitar 465 meter, dilengkapi empat obstacle high jump, dua start gate setinggi 5 meter dan 8 meter, serta tujuh line dengan karakter berbeda yang dapat digunakan untuk berbagai kategori perlombaan.

Dengan fasilitas tersebut, Banyuwangi dinilai memiliki salah satu sirkuit BMX terbaik di kawasan Asia.

“Sirkuit ini yang terbaik yang saya lihat saat ini di Asia. Beberapa atlet Asia juga mengatakan hal yang sama. Ditunjang lagi Banyuwangi konsisten gelar kejuaraan skala nasional dan internasional,” ujarnya.

Kualitas sirkuit serta konsistensi Banyuwangi menggelar kompetisi internasional menjadi modal penting yang terus dipromosikan ICF dalam berbagai forum federasi balap sepeda tingkat Asia maupun dunia.

Menurut Jadi, setiap mengikuti kongres Asian Cycling Confederation (ACC) maupun Union Cycliste Internationale (UCI), ICF selalu memperkenalkan potensi Banyuwangi sebagai salah satu destinasi penyelenggara kejuaraan balap sepeda internasional.

“Keunggulan-keunggulan pada sirkuit ini menjadi nilai jual untuk kami sampaikan di Federasi Dunia di setiap kegiatan-kegiatan,” katanya.

Selama ini, Sirkuit BMX Internasional Banyuwangi telah beberapa kali menjadi venue kejuaraan nasional maupun internasional, termasuk Banyuwangi BMX Supercross yang masuk kalender resmi UCI.

Jadi menjelaskan, keberadaan sirkuit di Banyuwangi sejalan dengan program utama ICF yang mendorong semakin banyak penyelenggaraan kompetisi internasional, terutama yang berstatus minimal kategori C1.

Banyuwangi BMX Supercross 2026 Resmi Digelar, ICF Sebut Sirkuit Muncar Terbaik di Asia

Kompetisi C1 memiliki nilai poin tinggi dalam peringkat internasional sehingga menjadi daya tarik bagi atlet dari berbagai negara.

“Kompetisi internasional kategori C1 ini memiliki poin cukup tinggi bagi pembalap. Itu sebabnya banyak peserta-peserta dari luar negeri juga turut serta dalam kompetisi ini,” jelasnya.

Selain mengusulkan Banyuwangi sebagai tuan rumah Indonesia BMX Series, ICF juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung penyelenggaraan berbagai ajang balap sepeda di daerah tersebut.

Banyuwangi BMX Supercross 2026 Segera Digelar, Diikuti 294 Rider Internasional

Dukungan tersebut akan dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra agar jumlah peserta dan kualitas penyelenggaraan kompetisi terus meningkat.

“Kami akan membantu semaksimal mungkin, baik juga mencari partner-partner lain sehingga kegiatan terselenggara lebih banyak lagi pesertanya,” tutur Jadi.

Rencananya, Indonesia BMX Series akan digelar pada tahun depan di sejumlah provinsi di Indonesia. Selain Banyuwangi, beberapa daerah yang masuk dalam rencana penyelenggaraan antara lain Sumatera Selatan, DKI Jakarta, dan Kalimantan Timur.

Artikel Terkait