Gerakan Belanja di Warung Rakyat dan UMKM Banyuwangi, Bupati Ipuk Borong Sembako dan Pantau Harga Minyak Goreng

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Kamis, 3 Maret 2022, 14:04 WIB
IMG_20220303_120708_072
Gerakan Belanja di Warung Rakyat dan UMKM Banyuwangi, Bupati Ipuk Borong Sembako dan Pantau Harga Minyak Goreng

BanyuwangiNet – Pemkab Banyuwangi kembali menggeber gerakan belanja di Warung Rakyat dan UMKM Banyuwangi. Gerakan ini rutin digelar setiap bulan di momen tanggal cantik, kali ini dilaksanakan tanggal 3-3-2022.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, pemulihan ekonomi menjadi salah satu program prioritas Pemkab Banyuwangi. Di antaranya melalui gerakan Hari Belanja yang telah dimulai sejak 4 April 2021 lalu.

Ribuan ASN, karyawan BUMN, BUMD, swasta, dan berbagai komunitas digerakkan untuk berbelanja sembako maupun kebutuhan lainnya di pasar-pasar, warung atau UMKM di sekitar rumah. Tujuannya untuk membantu menggerakkan kembali roda perekonomian sektor pasar rakyat dan UMKM.

“Hampir satu tahun gerakan ini berjalan. Insyaallah akan terus kita laksanakan ke depannya. Selain menggerakkan ekonomi UMKM, juga membantu masyarakat karena hasilnya kita donasikan bagi warga yang membutuhkan,” kata Ipuk.

“Kami terus mengajak semua pihak untuk bergerak bersama mendorong pemulihan ekonomi , tentu juga dibarengi dengan percepatan vaksinasi sebagai program penanganan pandemi, sehingga ekonomi bisa kembali bangkit namun warga tetap aman dari covid-19,” imbuhnya.

Baca Juga: 5 Kopi Banyuwangi yang Wajib Dicoba

Ipuk ikut berbelanja sembako di beberapa toko kelontong di wilayah Kecamatan Kabat, Kamis (3/3/2022). Di toko Bintang Rizky milik Supriyanto, Ipuk berbelanja sembako seperti beras, minyak goreng, dan sejumlah kebutuhan lainnya.

Supriyanto menyambut baik gerakan belanja tersebut. Menurutnya gerakan ini sangat membantu pelaku UMKM seperti dia.

“Mudah-mudahan gerakan ini bisa berkelanjutan. Adanya program ini, warga yang biasanya senang belanja ke toko modern, akhirnya mau belanja ke toko kecil seperti milik kami. Ini sangat membantu,” kata Mardiyati.

Selain berbelanja, Ipuk juga memanfaatkan momen tersebut untuk memantau harga minyak goreng. Ipuk ingin memastikan ketersediaan minyak goreng aman, dengan harga yang sesuai regulasi.

“Untuk di Banyuwangi, ketersediaan memadai. Harganya di sekitar Rp. 15.000-16.000,” kata Ipuk.

Dalam kesempatan itu, Ipuk juga sempat menikmati sarapan di warung kaki lima yang tak jauh dari toko tempat dia berbelanja sembako. Ipuk mencicipi nasi bungkus dan gorengan, seperti tahu petis dan tahu walik (tahu bakso).

Gerakan Belanja di Warung Rakyat dan UMKM Banyuwangi, telah dilaksanakan sejak 4 April 2021. Setiap bulan, temanya berubah. Ada yang menyasar khusus usaha milik purna migran, perempuan kepala keluarga, dan sebagainya. Sejak Juli, gerakan ini difokuskan belanja sembako yang hasilnya kemudian didonasikan bagi warga terdampak pandemi.

Artikel Terkait