Fasilitasi Pasar Takjil Ramadan Banyuwangi, Bupati Ipuk: Momentum Bangkitkan Ekonomi Sektor Kuliner

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Minggu, 3 April 2022, 21:32 WIB
Fasilitasi Pasar Takjil Ramadan Banyuwangi, Bupati Ipuk: Momentum Bangkitkan Ekonomi Sektor Kuliner

BanyuwangiNet–Selama bulan puasa, pasar takjil ramadan Banyuwangi mulai marak. Dikemas dalam balutan “Street Food Festival”, pasar takjil kali ini tak hanya ditemukan di pusat kota, tapi juga tersebar di berbagai kecamatan.

“Ini momentum untuk menggeliatkan perekonomian, khususnya di sektor kuliner. Mudah-mudahan pasar takjil Ramadan ini bisa mendukung pertumbuhan ekonomi di Banyuwangi,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat membuka Street Food Festival di jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Banyuwangi, Minggu (3/4/2022).

Baca Juga: Desa Kampung Baru Jajag, Kampung Kuliner yang Membuat 8000 Jajanan Pasar Banyuwangi Tiap Hari

Ada 90 pelaku UMKM yang membuka stan di ruas jalan yang berlokasi di utara kantor DPRD Banyuwangi tersebut. Mereka menjual aneka makanan serta minuman yang biasa disediakan untuk takjil. Mulai makanan ringan seperti patola, kue bagiak, kolak, hingga aneka makanan berat.

Di pasar takjil ini jarak pedagang ditata sehingga tidak sampai berdesakan. Para pengunjung berjalan kaki sehingga lebih tertib. Pengunjung juga dianjurkan melakukan pembayaran cashless untuk menekan resiko penularan covid 19.

“Meski covid sudah melandai, pastikan pedagang maupun pengunjung di semua pasar takjil tetap menerapkan protokol kesehatan,” tegas Ipuk.

Ipuk berpesan agar para camat, kepala desa, dan lurah memastikan pelaksanaan pasar takjil di wilayahnya berjalan tertib.

“Atur dengan baik. Jangan sampai ada kerumunan. Juga jangan sampai ada penutupan jalan. Karena di sekitar pasar Ramadan juga ada toko dan tempat usaha lain yang juga dimanfaatkan warga untuk mencari rezeki,” pintanya.

Baca Juga: Selama Ramadan Komunitas Pegon Banyuwangi Kaji Naskah Kuno Tentang Masuknya Islam di Blambangan

Jaga Higienitas di Pasar Takjil Ramadan Banyuwangi

Dalam kesempatan itu, Ipuk juga menekankan kepada seluruh pedagang yang berjualan di pasar takjil ramadan Banyuwangi agar selalu menjaga kualitas dan higienitas produknya.

“Kualitas bahan, proses pengolahan, hingga penyajian harus diperhatikan. Pastikan kuliner yang dijual sehat dan aman. Insha Allah akan lebih laris,” papar Ipuk.

Untuk memastikan hal tersebut, Laboratorium Kesehatan Daerah (labkesda) juga turun memeriksa keamanan pangan di berbagai lokasi pasar takjil Ramadan.

“Mobil labkesda rutin turun ke pasar takjil untuk memastikan makanan yang dijual di sana aman dikonsumsi. Jangan sampai ada makanan yang menggunakan bahan kimia berbahaya, misalnya pewarna yang bukan pewarna makanan, dan lain sebagainya,” ujar Ipuk.

Fasilitasi Pasar Takjil Ramadhan kali ini disambut antusias para pelaku UMKM. Salah satunya Ribut Hariyanto yang dua tahun ini membuka lapak jajanan tradisional di pasar kuliner jalan Brigjen Katamso. “Alhamdulillah berkahnya banyak. Dagangan saya selalu laris,” kata Ribut.

Artikel Terkait