Dari Festival Teater Banyuwangi 2022, Munculkan Talenta Seni Peran
BanyuwangiNet– Dari Festival Teater Banyuwangi 2022 muncul talenta-talenta muda dari kalangan pelajar. Banyak pelajar Banyuwangi yang ternyata memiliki bakat di seni peran, terutama teater monolog.
“Setelah menyaksikan penampilan para pemenang di festival teater ini, saya tidak menyangka ternyata banyak anak-anak Banyuwangi yang memiliki talenta di seni peran,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiesitandani, Selasa (30/3/2022).
Ipuk mengatakan penampilan mereka layaknya seni peran profesional. Menurut bupati perempuan itu, festival teater ini digelar sebagai panggung anak-anak Banyuwangi yang memiliki minat terhadap seni peran. “Selain atraksi wisata, ini juga untuk mengapresiasi bakat dan hobi anak-anak muda Banyuwangi pada kesenian,” kata Ipuk.
Baca Juga: Panggung Simphony 2022 jadi Konser Pertama di Banyuwangi
Festival Teater Banyuwangi 2022, merupakan kompetisi teater monolog untuk pelajar SMA dan sederajat, yang digelar di Gedung Djuang 45 Banyuwangi, Rabu (23/3/2022) malam.
Festival ini digelar berkat kolaborasi Dewan Kesenian Blambangan (DKB), Cabang Dinas Pendidikan Provinsi (Cabdinprov) Jatim Wilayah Banyuwangi, serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi.
Dari festival diharapkan muncul bibit-bibit baru dalam dunia seni peran, terutama dari kalangan anak muda Banyuwangi. “Kami berharap seni peran tetap digandrungi para pelajar,” tambah Ipuk.
Dalam festival ini diikuti 19 peserta dari 16 SMA dan sederajat yang ada di Banyuwangi. Para peserta tersebut lalu menjalani tahap kurasi yang dimulai sejak mulai 18 Maret. Setelah melalui serangkaian kurasi, terpilih enam finalis untuk tampil di Teater Gedung Djuang Banyuwangi di babak final.
Baca Juga: Posyandu Delima Banyuwangi Masuk Tiga Besar ‘Posyandu Bangga Kencana’ Jatim 2022
Festival Teater Banyuwangi 2022 Digelar Hybrid
Menurut Ketua DKB Banyuwangi Hasan Basri, festival ini dilaksanakan secara hybrid digelar secara online dan offline. Saat proses penilaian babak penyisihan, dilakukan secara online melalui chanel YouTube. Peserta diwajibkan mengunggah video pagelaran mereka di kanal YouTube sekolah masing-masing.
Video tersebut dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari berbagai unsur, kemudian terpilihlah enam penampil terbaik. Selanjutnya enam penampil terbaik tersebut, lalu tampil mementaskan monolog di lantai tiga Gedung Djang Banyuwangi.
Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Pertanian Banyuwangi, Kementan Gelontor 197 Ton Benih Padi Gratis
“Di babak final itulah, terpilih juara dari tiap kategori. Penampil terbaik, sutradara terbaik, naskah terbaik, pemeran terbaik, dan artistik terbaik,” kata Hasan.
Panitia penyelenggara Festival Teater Banyuwangi, Ingkan Prio Manunggal mengatakan festival ini menjadi wadah bagi para pelajar Banyuwangi yang tertarik di seni teater untuk mengekspresikan bakatnya yang sudah diasah di sanggar teater sekolah.
”Selama ini kesempatan para pelajar ini lebih banyak terbatas di sekolah. Melalui festival ini mereka mendapat fasilitas dan bisa saling berkompetisi lewat seni teater,” katanya.
Ingkan berharap event festival ini bisa terus diselenggarakan secara berkelanjutan di Banyuuwangi, dengan jangkauan yang lebih luas. ”Melalui festival dan kompetisi di daerah ini, tentu lebih membanggakan dan mampu mengedukasi pelajar tentang seni teater monolog. Kami harap bisa digelar secara berkelanjutan dan cakupannya lebih luas, seperti mengundang peserta dari luar Banyuwangi,” harapnya.
