Buka Musda VIII LDII Banyuwangi, Bupati Ipuk Tekankan Kolaborasi dan Penguatan SDM Religius untuk Pembangunan
BanyuwangiNet.com – DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Banyuwangi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VIII tahun 2026. Acvara ini digelar di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan, Rabu (22/4/2026). Dalam forum tersebut, pemerintah daerah menegaskan peran LDII sebagai mitra strategis dalam mendukung percepatan pembangunan.
Musda VIII LDII ini dibuka Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. Ipuk menyampaikan, kontribusi LDII selama ini telah membantu berbagai program pembangunan di Banyuwangi.
“Kemajuan Banyuwangi saat ini tidak terlepas dari peran penting LDII. Organisasi ini telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam berbagai program pembangunan,” ujar Ipuk.
Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Ketua DPD LDII Banyuwangi, Astro Junaedi, yang dinilai mampu menjaga kondusivitas organisasi serta mendukung kebijakan pemerintah secara harmonis.
“Saya berharap Musda ini menjadi ajang pemersatu. Saya yakin setiap kegiatan LDII selalu berjalan kondusif,” imbuhnya.
Pemkab Banyuwangi Gelar Rembug Perempuan di Hari Kartini, Untuk Serap Aspirasi Pembangunan
Mengutip Ketua Umum DPP LDII, Chriswanto Santoso, Ipuk menegaskan, dakwah LDII perlu terus memperkuat karakter bangsa sekaligus memberi kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia juga meminta agar Musda VIII mampu merumuskan program yang selaras dengan visi pembangunan daerah “Banyuwangi Asri”.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Ipuk menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor melalui konsep “Tandang Bareng” atau kerja bersama.
“Program dari Pak Astro yang sudah baik wajib dilanjutkan. Mengingat adanya efisiensi anggaran saat ini, kita harus mengedepankan konsep ‘tandang bareng’ dalam setiap program pembangunan,” tegasnya.
Panen Raya Musim Tanam Pertama 2026, Produksi Padi Banyuwangi Capai 160 Ribu Ton
Musda VIII LDII Banyuwangi mengusung tema “Penguatan SDM Profesional Religius yang Berdaya Saing untuk Pembangunan Berkelanjutan Menuju Banyuwangi Sejahtera”. Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus LDII dari berbagai tingkatan, tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Sementara itu, Ketua DPW LDII Jawa Timur, Moch Amrodji Konawi, mengungkapkan adanya dinamika dalam proses regenerasi kepemimpinan. Ia menyebut sempat mempertimbangkan kembali mencalonkan Astro Junaedi, namun yang bersangkutan memilih tidak maju. Amrodji menambahkan, Musda menjadi momentum penting untuk mengevaluasi program lima tahun terakhir sekaligus menyusun strategi ke depan.
“Fokus kami adalah meningkatkan kualitas SDM yang profesional dan religius. LDII berkomitmen berkontribusi dalam pembinaan generasi muda dan siap bersinergi penuh dengan pemerintah daerah,” ujarnya.