Panen Raya Musim Tanam Pertama 2026, Produksi Padi Banyuwangi Capai 160 Ribu Ton

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Senin, 20 April 2026, 19:17 WIB
1000806582
Musim Tanam pertama Banyuwangi berhasil menghasilkan beras yang tergolong tinggi.

BanyuwangiNet.com – Kabupaten Banyuwangi memasuki masa panen raya padi musim tanam pertama (MT1) periode Januari–Maret 2026. Total produksi padi Banyuwangi pada MT1 ini mencapai 160.239 ton dari luas lahan 24.652 hektare.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, hasil panen petani tahun ini tergolong baik dan merata di berbagai wilayah.

“Alhamdulillah, kami bersyukur Banyuwangi menjadi salah satu daerah lumbung pangan nasional. Hasil panen para petani alhamdulilah baik,” ujar Ipuk, Senin (20/4/2026).

Panen raya berlangsung di hampir seluruh kecamatan di Banyuwangi. Salah satu titik panen berada di Dusun Salamrejo, Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, yang turut menyumbang hasil produksi secara signifikan.

Bupati Ipuk Dorong Ikawangi Jadi Agen Promosi Budaya, Ekonomi, dan Investasi Banyuwangi

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Danang Hartanto, menjelaskan bahwa produktivitas padi di daerah tersebut tergolong tinggi. Rata-rata hasil panen petani mencapai 6,8 hingga 7 ton per hektare.

“Begitupun dengan hasil panen di desa-desa lainnya, rata-rata produktivitas padi petani mencapai 6,8 ton hingga 7 ton per hektare. Pemkab terus mendorong peningkatan produktivitas tersebut,” jelas Danang.

Capaian ini melanjutkan tren positif produksi pangan di Banyuwangi. Pada 2025, total produksi beras mencapai 546.923 ton dengan surplus sebesar 383.258 ton setelah dikurangi kebutuhan konsumsi masyarakat.

Dengan tren tersebut, pemerintah daerah optimistis Banyuwangi kembali mencatat surplus beras pada 2026.

“Kita optimis tahun ini Banyuwangi kembali surplus, karena tiap tahun trennya memang selalu surplus,” pungkas Danang.

HUT ke-242 Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Ipuk Ajak Perkuat Harmoni dan UMKM

Artikel Terkait