Banyuwangi Tingkatkan Tata Kelola Data Melalui Forum Satu Data

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Senin, 9 Desember 2024, 22:48 WIB
Forum Satu Data Kabupaten Banyuwangi
Forum Satu Data Kabupaten Banyuwangi

BanyuwangiNet.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus menguatkan implementasi kebijakan Satu Data Indonesia (SDI) untuk menciptakan tata kelola data yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan. Banyuwangi menggelar Forum Satu Data Kabupaten Banyuwangi, yang digelar bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Banyuwangi.

Forum ini dihadiri perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Banyuwangi dan dibuka oleh Asisten Administrasi dan Pembangunan, Choiril Ustadi. Dalam sambutannya, Ustadi menekankan pentingnya data yang terintegrasi untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pengambilan keputusan serta pelaksanaan program pembangunan.

“Berbagai capaian Banyuwangi misalnya penurunan angka kemiskinan serta pertumbuhan ekonomi makro yang positif di Banyuwangi, diawali dari basis data yang akurat,” ujar Ustadi.

Melalui forum ini, Ustadi berharap semua pihak, mulai dari Pembina Data, Walidata, hingga OPD sebagai produsen data, dapat menyelaraskan program lintas sektor dan menghadirkan data yang akurat, akuntabel, serta dapat digunakan bersama.

Dikenal Nyaman bagi Pegiat Olahraga, Banyuwangi Tuan Rumah Pertama Tetralogy East Java Running Festival

Pemkab Banyuwangi telah mencatat pencapaian signifikan dalam tata kelola data. Berdasarkan hasil inventarisasi, telah terkumpul 5.400 data statistik sektoral dan 50 data spasial dari berbagai sektor, baik dari OPD maupun instansi vertikal.

Dalam platform satudata.banyuwangikab.go.id, terdapat 1.333 dataset yang telah diakses dan dimanfaatkan untuk menyempurnakan data.

Kepala Diskominfo dan Persandian Banyuwangi, Budi Santoso, menegaskan bahwa data bukan sekadar angka, tetapi aset strategis untuk merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi program pembangunan.

Banyuwangi Raih The Best Social Influence di East Java Tourism Marketing Award 2024

“Memastikan data kaidah statistik, kami sering berkonsultasi dengan BPS. Kami juga banyak merancang program dengan dasar data yang akurat dan rekomendasi dari BPS,” ungkap Budi.

Budi menambahkan bahwa prinsip utama dalam tata kelola data adalah kemudahan akses serta akuntabilitas. Dengan data yang tersedia, pemetaan hingga tingkat desa dan kelurahan dapat dilakukan secara menyeluruh.

Sementara Kepala BPS Banyuwangi, Hermanto, mendukung Banyuwangi dalam upaya aktualisasi Satu Data. Menurutnya kolaborasi yang selama ini terjalin dengan baik, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan integrasi data, sehingga sejalan dengan prinsip Satu Data Indonesia.

“Dengan kerja sama ini, kami optimis Banyuwangi dapat menjadi percontohan dalam pengelolaan data yang terintegrasi dan berkualitas di Jawa Timur,” ujar Hermanto.

Forum Satu Data ini menjadi tonggak penting bagi Pemkab Banyuwangi untuk mengoptimalkan tata kelola data dalam mendukung perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan yang lebih transparan dan tepat sasaran.

Artikel Terkait