Banyuwangi Perkuat Implementasi Satu Data Indonesia

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Jumat, 22 November 2024, 14:56 WIB
IMG-20241121-WA0079
Forum Satu Data Kabupaten Banyuwangi, Kamis (21/11/2024).

BanyuwangiNet.com – Pemkab Banyuwangi terus menggencarkan pengimplementasian kebijakan Satu Data Indonesia (SDI) sebagai langkah strategis dalam menciptakan tata kelola data yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Banyuwangi bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Banyuwangi menggelar Forum Satu Data Kabupaten Banyuwangi, Kamis (21/11/2024). Kegiatan ini melibatkan perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan dibuka oleh Asisten Administrasi dan Pembangunan, Choiril Ustadi.

Ustadi menegaskan pentingnya pengelolaan data yang kuat dan terintegrasi untuk mendukung transparansi, efisiensi, serta akuntabilitas. “Capaian seperti penurunan angka kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi Banyuwangi berawal dari basis data yang akurat. Hal ini menjadi landasan dalam merancang program intervensi yang tepat sasaran,” ujarnya.

Pemkab Banyuwangi Gelar Khataman Al Quran Jelang Pilkada Serentak

Ia juga berharap forum ini mampu mendorong sinkronisasi antara Pembina Data, Walidata, dan Produsen Data di masing-masing OPD sehingga penyajian data menjadi lebih akurat dan dapat digunakan secara bersama.

Hingga saat ini, Banyuwangi telah berhasil menginventarisir 5.400 data statistik sektoral dan 50 data spasial dari berbagai instansi, termasuk OPD dan lembaga vertikal. Selain itu, sebanyak 1.333 dataset telah terkumpul dan dapat diakses melalui portal satudata.banyuwangikab.go.id.

Kepala Diskominfo dan Persandian Banyuwangi, Budi Santoso, menyebutkan bahwa data kini menjadi aset strategis yang mendukung perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pembangunan daerah.

“Data yang kami kumpulkan harus memenuhi kaidah statistik. Banyak program kami disusun berdasarkan rekomendasi BPS agar lebih akurat,” kata Budi.

Ia menambahkan bahwa akses data yang mudah dan dapat dipertanggungjawabkan memungkinkan pemetaan kondisi hingga tingkat desa dan kelurahan, membantu pemerintah mengambil keputusan berbasis bukti.

Banyuwangi Fish Market Hidupkan Potensi Perikanan dan Kuliner Pesisir

Kepala BPS Banyuwangi, Hermanto, menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung aktualisasi Satu Data Banyuwangi. Menurutnya, kolaborasi antara BPS dan Pemkab Banyuwangi akan meningkatkan kualitas dan integrasi data sesuai dengan prinsip Satu Data Indonesia.

“Kami berharap, dengan kerja sama ini, kualitas tata kelola data Banyuwangi akan semakin baik, mendukung pembangunan yang lebih efektif dan terarah,” ujar Hermanto.

Dengan forum ini, Pemkab Banyuwangi berharap dapat meningkatkan sinergi antarinstansi dalam mengelola data. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong inovasi, mengurangi duplikasi data, serta memperkuat pengambilan keputusan berbasis data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Portal satudata.banyuwangikab.go.id menjadi salah satu wujud nyata keseriusan Banyuwangi dalam menerapkan Satu Data Indonesia, membawa manfaat besar bagi perencanaan pembangunan daerah.

Artikel Terkait