Banyuwangi Gotong Royong Bedah Rumah Tidak Layak Huni

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Rabu, 6 Maret 2024, 12:32 WIB
IMG-20240305-WA0033

BanyuwangiNet.com – Semangat gotong royong terus digelorakan Pemkab Banyuwangi untuk program bedah rumah tak layak huni. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersinergi dengan Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) untuk membedah belasan rumah warga kurang mampu melalui program Rumah Layak Huni.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan rasa terima kasih kepada Baznas dan semua pihak yang telah aktif bersinergi dalam program ini. Serah terima pembangunan rumah warga dilakukan di Desa Macan Putih, Kecamatan Kabat, pada Senin petang (4/3/2024). Acara ini dihadiri oleh Pimpinan Baznas RI Bidang Keuangan dan Umum, Kolonel CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani, beserta Direktur Utama PT. Capital Life Syariah, Fitri Hartati.

Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat, Banyuwangi Raih Piala Adipura

“Terima kasih kepada Baznas dan semua pihak yang terus bersinergi bergotong-royong membantu warga Banyuwangi,” kata Bupati Ipuk, mengapresiasi kontribusi dan kolaborasi yang terus tumbuh dalam mewujudkan kondisi hunian yang layak bagi warga yang membutuhkan.

Bupati Ipuk menjelaskan bahwa program bedah rumah dilaksanakan dengan skema gotong royong, di mana pada tahun lalu, lebih dari 1.300 rumah tidak layak huni di Banyuwangi telah direnovasi dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, pemerintah kabupaten, pemerintahan desa, dunia usaha, dan berbagai pihak lainnya.

Tahun ini, Ipuk menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus menggalakkan program bedah rumah, dengan target ribuan rumah warga yang tidak layak huni. Skema gotong royong menjadi modal utama untuk memastikan partisipasi aktif masyarakat dan berbagai pihak terkait.

Sego Tempong, Kuliner Banyuwangi dengan Pedas yang Menampar

Selain program bedah rumah, Baznas merupakan mitra Pemkab Banyuwangi dalam berbagai program sosial lainnya, seperti program Rantang Kasih, UMKM Naik Kelas, Warung Naik Kelas, hingga pemberian dana bergulir untuk pelaku usaha mikro.

Bupati Ipuk menambahkan, “Baznas juga memiliki program ekonomi, kesehatan, pemberdayaan masyarakat yang sejalan dengan program pemerintah daerah.”

Pimpinan Baznas Bidang SDM Keuangan dan Umum, Nur Chamdani, menjelaskan bahwa sebanyak 18 rumah di Banyuwangi menjadi sasaran program Rumah Layak Huni. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Baznas dan PT Capital Life Syariah. Pembangunan rumah tersebut merupakan implementasi zakat perusahaan yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

Pelaksanaan program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima bantuan saja, melainkan juga mendorong perekonomian lokal dengan melibatkan tenaga kerja setempat.

“Harapannya, program ini bisa memberi inspirasi dan mendorong lebih banyak pihak untuk terlibat dalam kegiatan amal dan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambah Nur Chamdani.

Salah satu penerima manfaat program, Sutiyah, mengungkapkan rasa senang dan terima kasih atas bantuan Rumah Layak Huni. Hunian baru yang diberikan membuatnya merasa lebih tenang dan nyaman tinggal di Dusun Malar. Program ini bukan hanya menjadi wujud kesejahteraan bagi penerima manfaat, tetapi juga simbol kepedulian dan kebersamaan dalam membangun komunitas yang lebih baik.

Artikel Terkait