Geopark Ijen Raih Green Card UNESCO, Berhasil Pertahankan Status Geopark Dunia
BanyuwangiNet.com – Geopark Ijen berhasil mempertahankan status sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp). Kepastian tersebut diperoleh setelah Dewan UNESCO Global Geopark memberikan Green Card dalam sidang yang digelar di Markas Besar UNESCO, Paris, Prancis, pada 3 Oktober 2026.
General Manager Geopark Ijen, Abdillah Baras, mengatakan keputusan pemberian Green Card disepakati secara bulat oleh 12 anggota Dewan UGGp. Tidak ada perdebatan dalam pengambilan keputusan tersebut.
“Alhamdulillah, 12 dewan sepakat untuk memberikan Green Card. Mereka semua unanimous (sepakat) menyatakan Geopark Ijen lolos proses revalidasi. Tanpa ada perdebatan,” jelasnya, Kamis (5/11/2026).
Green Card merupakan bentuk pengakuan bahwa Geopark Ijen berhasil memenuhi rekomendasi UNESCO sejak pertama kali ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark pada 2023. Dengan capaian ini, Geopark Ijen dapat mempertahankan status pengakuan internasional tersebut.
Abdillah mengungkapkan, dari sekitar 60 geopark di seluruh dunia yang menjalani proses revalidasi tahun ini, Geopark Ijen termasuk geopark dengan jumlah rekomendasi perbaikan paling sedikit.
“Bahkan, di antara 60 geopark di seluruh dunia yang menjalani proses revalidasi tahun ini, Geopark Ijen yang paling sedikit mendapatkan rekomendasi dibanding geopark yang lain. Kami semua sangat bersyukur,” ungkapnya.
Sebelumnya, pada Agustus 2026, Geopark Ijen telah menjalani proses revalidasi oleh asesor UNESCO. Penilaian dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya mencakup keunikan dan keindahan bentang alam, tetapi juga tata kelola kawasan, upaya konservasi, edukasi, serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Keberhasilan mempertahankan status menjadi bukti bahwa tata kelola Geopark Ijen telah memenuhi standar global dalam aspek konservasi, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” terangnya.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi mempertahankan pengakuan dunia tersebut.
Ijen Geopark Run Buka Geopark Run Series, Diikuti 839 Pelari
Menurutnya, keberhasilan meraih Green Card merupakan hasil kolaborasi pemerintah, pengelola, komunitas, pelaku usaha, akademisi, serta masyarakat yang tinggal di kawasan Geopark Ijen.
“Ini adalah kebanggaan sekaligus tanggung jawab kita bersama. Green Card ini menunjukkan bahwa upaya menjaga dan mengelola Geopark Ijen telah diakui di tingkat dunia. Terima kasih kepada seluruh masyarakat dan semua pihak yang telah ikut merawat kekayaan alam dan budaya di kawasan Ijen,” katanya.
Dubes Australia Hadiri Farewell Dinner Keris Woomera 2026 di Banyuwangi, Puji Budaya dan Wisata Ijen
Ipuk menegaskan, predikat UNESCO Global Geopark bukan sekadar pengakuan internasional. Status tersebut merupakan amanah untuk terus menjaga kelestarian alam, kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, serta warisan budaya di kawasan Ijen.
“Selamat untuk seluruh masyarakat Banyuwangi dan Bondowoso. Predikat sebagai UNESCO Global Geopark ini harus kita jaga bersama. Semoga Geopark Ijen tetap lestari serta memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.