10 Ton Sampah Diangkut dari Sungai Kalimati Banyuwangi, Pembersihan Dilanjutkan

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Selasa, 27 Oktober 2026, 19:50 WIB
1001152280
Proses pembersihan sampah di aliran hingga muara sungai Kalimati, Muncar.

BanyuwangiNet.com – Aksi bersih-bersih Sungai Kalimati di Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, kembali digelar pada Senin, (26/10/2026). Puluhan orang dari berbagai unsur bergotong royong membersihkan sungai yang dipenuhi tumpukan sampah sepanjang sekitar 700–800 meter.

Kegiatan tersebut melibatkan masyarakat setempat, pemerintah desa, pihak kecamatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas PU Pengairan, Dinas PU CKPP, serta aktivis lingkungan dari Sungai Watch.

Para peserta bahu-membahu membersihkan dan mengangkut sampah yang menutupi sebagian besar aliran sungai. Kondisi tersebut membuat Sungai Kalimati terlihat memprihatinkan, terutama pada bagian yang mendekati muara.

Camat Muncar, Ainur Rofiq, mengatakan pembersihan dilakukan secara manual karena alat berat yang telah didatangkan Pemkab Banyuwangi tidak dapat menjangkau lokasi akibat keterbatasan akses menuju sungai.

“Jadi, yang terlibat dalam pembersihan ini meliputi masyarakat sekitar Sungai Kalimati. Kami juga dibantu perwakilan dari 10 pabrik di sekitar lokasi, perwakilan 6 kelompok nelayan, hingga perwakilan RT,” kata Rofiq.

Menurut Rofiq, panjang Sungai Kalimati mencapai sekitar 2,5 kilometer. Sementara itu, penumpukan sampah paling parah ditemukan pada segmen sepanjang sekitar 800 meter menuju muara.

Sampah rumah tangga terlihat menumpuk sejak beberapa ratus meter dari muara. Kondisi tersebut juga diperparah oleh dugaan pembuangan limbah ke sungai yang masih perlu ditelusuri lebih lanjut.

Pembersihan ini menjadi langkah awal untuk mengatasi persoalan sampah yang telah lama mencemari Sungai Kalimati. Pihak kecamatan bersama pemerintah desa juga berencana membentuk satuan tugas (satgas) yang bertugas mengawasi kebersihan sungai setelah kegiatan pembersihan selesai.

“Jadi solusi ke depan setelah dibersihkan, kita bikin satgas penjaga sungai. Terdiri warga sekitar,” tegasnya.

Aksi bersih-bersih direncanakan berlangsung selama beberapa hari ke depan hingga tumpukan sampah dapat dibersihkan seluruhnya.

Salah seorang warga, Isnaini, 53 tahun, mengatakan persoalan sampah di Sungai Kalimati telah berlangsung cukup lama. Menurutnya, sampah yang menumpuk tidak hanya berasal dari rumah tangga warga sekitar, tetapi juga diduga dibuang oleh warga dari dusun lain.

“Dengan aksi bersih-bersih ini, sebagai warga, saya berterima kasih karena segera dibersihkan. Sebenarnya warga di sini juga terganggu dengan lingkungan yang kotor seperti ini,” ungkapnya.

Clean Rivers UEA Tinjau Pembangunan TPS3R Kertosari, Dukung Transformasi Sampah Banyuwangi

Isnaini mendukung rencana Pemkab Banyuwangi memasang kamera pengawas atau CCTV serta paranet di sekitar sungai setelah pembersihan dilakukan. Ia berharap langkah tersebut dapat mencegah masyarakat kembali membuang sampah sembarangan.

“Makanya saya sangat setuju setelah dibersihkan nanti dari pemkab mau memasang CCTV dan paranet untuk menutupi area sungai,” katanya.

Sampah Kembali Menumpuk di Muara Sungai Kalimati Muncar, Pemkab Banyuwangi Siapkan Solusi

Koordinator Sungai Watch, Hari, mengatakan kegiatan pembersihan berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 15.00 WIB. Hingga siang hari, volume sampah yang berhasil dikumpulkan diperkirakan mencapai 10 ton.

“Sampah yang kita bersihkan bersama, lalu dibawa ke TPS3R Karetan. Dari Pemkab juga sudah menyediakan amrol dan dump truk untuk pengangkutan ini,” terangnya.

Artikel Terkait