Jelang Gandrung Sewu 2026, Panitia Ziarah ke Leluhur Seblang Bakungan
BanyuwangiNet.com – Panitia dan tim kreatif Gandrung Sewu 2026 melakukan ziarah ke makam leluhur Seblang Bakungan sebagai bagian dari ikhtiar kultural dan spiritual menjelang puncak festival. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap leluhur sekaligus upaya menjaga nilai-nilai tradisi yang menjadi landasan tema Gandrung Sewu tahun ini, yakni Kembang Dermo.
Ziarah yang dilakukan pekan lalu tersebut melibatkan tim kreatif, unsur Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, serta para tetua adat. Rombongan juga bersilaturahmi dengan pemangku adat setempat untuk mempererat hubungan antara penyelenggara festival dan masyarakat penjaga tradisi.
Pembina Paguyuban Pelatih Seniman dan Tari Banyuwangi (Patih Senawangi), Choliqul Ridha, mengatakan, ziarah tersebut dilakukan untuk memohon kelancaran seluruh rangkaian kegiatan Gandrung Sewu 2026.
“Kami bersama rekan-rekan tim kreatif sowan langsung kepada masyarakat adat Seblang Bakungan guna melaksanakan ziarah leluhur dengan pengawalan tokoh adat. Besar harapan kami agar seluruh tahapan penyelenggaraan Gandrung Sewu 2026 dianugerahi kelancaran dan kesuksesan,” jelasnya.
Ketua Adat Seblang Bakungan, Heri Purwoko, menyambut baik kedatangan rombongan panitia. Menurut pria yang akrab disapa Pur itu, ziarah tersebut mencerminkan terjalinnya komunikasi yang baik antara penyelenggara festival dan masyarakat adat.
Ia menilai penghormatan terhadap tata krama serta adat istiadat merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan kegiatan budaya yang melibatkan tradisi leluhur.
“Kami bersama pawang Seblang Bakungan menyambut ziarah ini sebagai bentuk sowan kepada leluhur kami. Kami berharap agar perhelatan akbar Gandrung Sewu tahun ini dapat berjalan dengan sukses, lancar, serta memberikan berkah bagi semua,” katanya.
Sebelum berziarah ke makam leluhur Seblang Bakungan, tim kreatif Gandrung Sewu juga telah bersilaturahmi dengan tokoh adat dan melakukan ziarah ke makam leluhur Seblang Olehsari.
Gandrung Sewu 2026 Digelar Malam Hari, Penari Tampil dengan Konsep Glow in the Dark
Gandrung Sewu 2026 mengusung tema Kembang Dermo yang sarat makna historis dan kultural. Tema ini menjadi landasan untuk mengangkat kembali nilai-nilai tradisi Banyuwangi melalui pertunjukan seni kolosal yang dikemas dengan sentuhan modern.
Rangkaian festival dijadwalkan berlangsung mulai 22 hingga 24 Oktober 2026 di Pantai Boom Marina, Banyuwangi. Selama tiga hari, pengunjung akan disuguhi beragam pertunjukan seni tradisional, hiburan, hingga atraksi modern.
Gandrung Sewu 2026 Diikuti 1.300 Penari, 200 Peserta Datang dari Luar Banyuwangi
Pada 22 Oktober 2026, agenda pembuka akan diisi dengan pertunjukan Keroncong Banyuwangi dan Hadrah Kuntulan Caruk. Keesokan harinya, 23 Oktober 2026, pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan Musik Jalanan dan Gandrung Terob.
Puncak acara pada 24 Oktober 2026 akan menghadirkan sejumlah atraksi, mulai dari Jaranan Show, prosesi Meras Gandrung, pertunjukan drone di langit malam, pesta kembang api, hingga tari kolosal Gandrung Sewu. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan konser musik.