KMP Bontang Ekspress II Terbakar di Ketapang, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Jumat, 21 Agustus 2026, 18:22 WIB
WhatsApp Image 2026-08-21 at 18.12.41
KMP Bontang parkir di utara Pelabuhan Ketapang pasca mengalami kebakaran.

BanyuwangiNet.com – Kapal penyeberangan KMP Bontang Ekspress II mengalami kebakaran saat sedang sandar di kawasan utara Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, Kamis (21/8/2026) siang.

Kebakaran kapal yang melayani lintasan Ketapang-Gilimanuk tersebut diduga dipicu korsleting listrik. Detik-detik kebakaran sempat terekam dan beredar luas di media sosial.

Perwira Jaga KSOP Tanjung Wangi di Pelabuhan Ketapang, Muhammad Iqbal, mengatakan, laporan kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 13.47 WIB. Petugas kemudian langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Tidak lama setelah laporan diterima, api berhasil dipadamkan.

“Pukul 13.47 WIB laporan kami terima. Kemudian saya cek di lapangan, pukul 13.52 sudah padam,” jelas Iqbal.

Berdasarkan informasi awal dari kru kapal, titik kebakaran diduga berada di ruang laktasi. Api kemudian merembet ke bagian atas kapal hingga area buritan. Korsleting listrik menjadi dugaan sementara penyebab munculnya api. Meski berlangsung singkat, kobaran api terlihat cukup besar dalam video yang beredar di media sosial.

Kapal-kapal lain yang berada di sekitar KMP Bontang Ekspress II juga sempat menjauh dari lokasi. Langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi apabila api merembet ke kapal lain.

“Api cukup membara, dan cepat dipadamkan oleh kru kapal. Penanganannya cukup cepat,” terang Iqbal.

Iqbal memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat kejadian tersebut. Saat kebakaran terjadi, KMP Bontang Ekspress II sedang tidak beroperasi atau dalam kondisi off. Meski demikian, masih terdapat kru di atas kapal.

ASDP Terapkan Sterilisasi Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk, Perketat Keamanan dan Keselamatan

” Tidak ada korban, alhamdulillah. Ada kru, tetapi untuk jumlahnya kami belum mengetahui karena kapal sedang libur,” ungkapnya.

Kondisi tersebut membuat proses penanganan kebakaran dapat dilakukan dengan cepat oleh kru kapal sehingga api tidak sampai meluas ke kapal-kapal lain di sekitarnya.

KPK Dorong Integrasi Digital Data Manifes ASDP dan Operator Bus di Pelabuhan Ketapang

Pasca kejadian, KSOP Tanjung Wangi mengingatkan seluruh kru kapal penyeberangan agar tetap mengutamakan aspek keselamatan, termasuk ketika kapal sedang tidak beroperasi. Iqbal menekankan pentingnya kompetensi dan kualifikasi personel serta kewaspadaan untuk mencegah kejadian serupa.

“Untuk teman-teman kru kapal, tetap utamakan keselamatan, jangan lengah. Kompetensi dan kualifikasi harus diutamakan, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujarnya.

Artikel Terkait