Sambut 1 Muharram 1448 H, Bupati Ipuk Ajak ASN Banyuwangi Donasi Kursi Roda dan Santuni Anak Yatim

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Senin, 15 Juni 2026, 22:36 WIB
1000898208
Bupati Ipuk berbincang dengan penerima kursi roda di sela penyerahan bantuan.

Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi sebagai momentum untuk memperkuat kepedulian sosial. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Banyuwangi untuk bergotong royong membantu masyarakat yang membutuhkan melalui program donasi alat bantu gerak dan santunan anak yatim.

Ajakan tersebut disampaikan Ipuk saat menghadiri peringatan 1 Muharram 1448 H yang digelar di Masjid Babussalam, Kantor Pemkab Banyuwangi, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti ratusan ASN dan dirangkai dengan penyaluran bantuan sosial, tausiah agama, serta doa akhir dan awal tahun Hijriah.

“Bulan Muharram bukan hanya awal kalender hijriah, tetapi juga bulan yang dimuliakan sehingga umat dianjurkan memperbanyak amal kebaikan,” kata Bupati Ipuk dalam sambutannya.

Menurut Ipuk, salah satu bentuk amal kebaikan yang dapat dilakukan adalah meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Ia mengajak ASN Banyuwangi untuk berdonasi dalam bentuk alat bantu mobilitas seperti kursi roda dan alat bantu jalan, sekaligus memberikan santunan kepada anak-anak yatim.

“Salah satu cara untuk memperbanyak amal kebaikan adalah melalui kepedulian sosial. Berbagi kepada sesama menjadi wujud nyata dari nilai kepedulian,” ujarnya.

Program tersebut merupakan bagian dari gerakan rutin “ASN Berbagi” yang selama ini dijalankan oleh ASN Banyuwangi. Kegiatan itu digelar setiap bulan pada tanggal-tanggal tertentu dengan menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat, mulai dari perlengkapan sekolah, dukungan penanganan stunting melalui bantuan tambahan protein, hingga bantuan sosial bagi warga kurang mampu menjelang hari besar keagamaan.

Khusus pada momentum Tahun Baru Islam kali ini, donasi ASN difokuskan untuk membantu penyediaan alat bantu gerak bagi penyandang disabilitas dan warga yang mengalami keterbatasan mobilitas, serta memberikan santunan kepada anak yatim piatu.

Banyuwangi Jadi Tuan Rumah Forum Bappeda Jatim, Perkuat Sinergi dan Akselerasi Pembangunan Daerah

Selain mengajak berbagi, Ipuk juga mengingatkan seluruh ASN untuk menjadikan momen hijrah sebagai refleksi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, makna hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan secara fisik, tetapi juga transformasi menuju pribadi dan institusi yang lebih baik.

“Bagi ASN, hijrah berarti bertransformasi menjadi pelayan masyarakat yang lebih profesional, berintegritas, dan responsif di segala kondisi. Seperti Nabi dan para sahabat yang membangun masyarakat Madinah dengan semangat kebersamaan, ASN pun dituntut untuk menebar kepedulian, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas,” ujar Ipuk.

Ribuan Warga Padati Taman Blambangan, Saksikan Wayang Kulit Hari Jadi Bhayangkara ke-80

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Banyuwangi juga menyerahkan sebagian hasil donasi program ASN Berbagi. Bantuan berupa kursi roda diberikan kepada tiga penerima manfaat, sementara puluhan anak yatim piatu menerima santunan secara simbolis.

Artikel Terkait