Sumber Air Gedor Banyuwangi, Mata Air Bersejarah Era Belanda Kini Jadi Wisata Edukasi

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Jumat, 15 Mei 2026, 23:00 WIB
1000842929
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani bersama Direktur Utama PUDAM Banyuwangi, Abd. Rahman di mata air Gedor.

BanyuwangiNet.com – Kabupaten Banyuwangi memiliki ratusan sumber mata air yang tersebar di berbagai wilayah. Salah satu yang paling tua dan bersejarah adalah Sumber Air Gedor. Lokasinya berada di kaki Gunung Ijen, di wilayah Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro.

Sumber mata air ini menjadi salah satu sumber utama yang dimanfaatkan PUDAM Banyuwangi untuk memasok kebutuhan air bersih masyarakat perkotaan Banyuwangi.

Keberadaan Sumber Gedor memiliki nilai historis tinggi karena dibangun pada masa kolonial Belanda sejak 1926 dan mulai beroperasi pada 1927. Dengan usia yang hampir mencapai satu abad, kawasan tersebut dinilai layak disebut sebagai salah satu cagar budaya di Banyuwangi.

Lokasinya berada di tengah kawasan pinggiran hutan dengan pepohonan tinggi dan rindang. Udara sejuk lereng Gunung Ijen semakin menambah daya tarik kawasan tersebut.

PUDAM Banyuwangi menjaga ketat kawasan sumber air tersebut demi mempertahankan kemurnian dan kejernihan airnya. Sistem pengelolaan air dilakukan secara tertutup hingga air dialirkan ke masyarakat. Menariknya, meski telah dimanfaatkan selama puluhan tahun, Sumber Gedor tidak pernah mengalami kekeringan. Airnya juga dikenal kaya akan kandungan mineral alami.

Audisi BEC 2026 Dimulai, Usung Tema Heroik Perang Bayu

Kini, kawasan tersebut mulai dibuka sebagai wisata edukasi. Para pelajar dan masyarakat dapat melihat langsung sumber mata air beserta proses pengelolaannya. Pengunjung bahkan bisa merasakan kesegaran air sumber setelah melalui proses penyulingan sederhana.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mendukung pengembangan kawasan tersebut sebagai sarana edukasi lingkungan sekaligus pelestarian sejarah daerah.

“Sangat mendukung PUDAM untuk mengenalkan kawasan ini ke pelajar dan masyarakat. Ini juga semacam pesan kepada generasi muda bahwa sumber mata air harus dijaga dengan baik, dan lingkungan yang melingkupinya. Ini akan menjadi wisata edukasi alternatif, apalagi ini bisa dibilang semacam cagar budaya,” kata Ipuk.

Direktur Utama PUDAM Banyuwangi, Abd. Rahman, mengatakan, kualitas air di Sumber Gedor sangat baik dan kaya mineral alami yang bermanfaat bagi kesehatan.

“Airnya kaya akan mineral, sehingga menyehatkan bagi tubuh. Ini sudah dibuktikan dengan hasil uji lab dari Labkesda,” ujarnya.

Run For Rivers di Banyuwangi Dorong Pengurangan Sampah Sungai

Menurut Abdurrahman, wisata edukasi ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi siswa tentang pentingnya menjaga sumber daya air dan lingkungan.

“Di sini siswa bisa melihat bagaimana proses air dari alam ini disalurkan ke rumah-rumah warga, sehingga diharapkan tumbuh kesadaran menjaga lingkungan sejak dini,” katanya.

Selain belajar tentang pengelolaan air, pengunjung juga dikenalkan dengan berbagai vegetasi yang tumbuh di sekitar sumber mata air. Kawasan tersebut dikelilingi pepohonan lebat seperti keluwek, jambu, kemiri, dan berbagai jenis tanaman lainnya yang ikut menjaga kelestarian ekosistem sumber air.

Artikel Terkait