KA Sangkuriang Relasi Banyuwangi-Bandung Resmi Beroperasi, Dorong Pariwisata dan Ekonomi

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Sabtu, 2 Mei 2026, 22:15 WIB
1000826186
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani melihat bagian dalam compartment suite KA Sangkuriang.

BanyuwangiNet.com – Upaya memperkuat konektivitas menuju Banyuwangi terus dilakukan pemerintah dan operator transportasi. Terbaru, PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi meluncurkan layanan KA Sangkuriang dengan rute Banyuwangi-Bandung via Yogyakarta, Solo, dan Surabaya. Kereta ini mulai beroperasi pada 1 Mei 2026.

Kehadiran KA Sangkuriang menambah pilihan transportasi jarak jauh yang menghubungkan kota-kota besar di Pulau Jawa dengan Banyuwangi sebagai salah satu destinasi wisata unggulan nasional.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan, konektivitas langsung dengan Bandung akan menjadi dorongan signifikan bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Ini akan menambah konektivitas Banyuwangi dengan kota-kota besar di Pulau Jawa. Sebelumnya, telah hadir kereta api langsung ke Jakarta dan Malang.

“Kini kita terhubung langsung dengan Bandung yang notabene juga kota wisata nasional. Kami berharap ini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke Banyuwangi,” ujar Ipuk usai melepas pemberangkatan perdana KA Sangkuriang dari Stasiuan Ketapang, Sabtu (2/5/2026).

PUDAM Banyuwangi Tanggung Iuran BPJS Kesehatan 250 Pekerja Rentan Lewat Program CSR

KA Sangkuriang menyediakan tiga kelas layanan, yaitu ekonomi premium, eksekutif, dan kelas tertinggi Compartment Suites, dengan total kapasitas 456 tempat duduk. Kehadiran variasi kelas ini diharapkan dapat menjangkau berbagai segmen penumpang, mulai dari wisatawan hingga pelaku perjalanan bisnis.

“Mudah-mudahan masyarakat semakin terfasilitasi, baik untuk urusan pendidikan, pekerjaan, maupun wisata, sehingga mampu meningkatkan perekonomian di Banyuwangi,” tambah Ipuk.

Vice President KAI Daop 9 Jember, Hengky Prasetyo, menjelaskan, perjalanan dari Banyuwangi ke Bandung menempuh jarak sekitar 1.002 kilometer dengan durasi kurang lebih 17 jam 30 menit.

“KA Sangkuriang berangkat dari Stasiun Ketapang pukul 15.00 WIB dan dijadwalkan tiba di Bandung pada pukul 08.30 WIB. Sedangkan dari Bandung berangkat pukul 14.45 WIB dan tiba di Ketapang Banyuwangi pukul 06.52 WIB,” terangnya.

Rangkaian kereta ini terdiri dari satu kereta Compartment Suites berkapasitas 16 ruang, empat kereta eksekutif stainless steel dengan total 200 kursi, serta tiga kereta ekonomi premium berkapasitas 240 kursi.

Pada perjalanan perdananya, okupansi KA Sangkuriang tercatat sangat tinggi. Di wilayah Daop 9 Jember, jumlah penumpang mencapai 495 orang atau 109 persen dari total kapasitas, termasuk penumpang parsial (dinamis).

“Semoga ke depan okupansi KA Sangkuriang tetap tinggi dan mampu mendukung pariwisata dari kota-kota yang terhubung,” ujar Hengky.

Sukses Budidaya Lele Air Jernih, Pemuda Banyuwangi Raup Omzet Ratusan Juta

Selain kapasitas besar, KA Sangkuriang juga dilengkapi fasilitas modern, seperti kereta restorasi untuk layanan kuliner dan kereta pembangkit. Khusus kelas Compartment Suites, penumpang mendapatkan fasilitas premium seperti kursi yang dapat direbahkan hingga 180 derajat, layanan pijat, televisi pribadi, hingga sajian makanan dan minuman eksklusif.

Salah satu penumpang, Edo Permana (27) asal Surabaya, menilai layanan KA Sangkuriang sangat nyaman, terutama pada kelas tertinggi.

“Layanannya bagus, terutama di kelas suite kompartemen. Full service, dapat makan, fasilitas di dalam kabin juga lengkap,” ujarnya.

Artikel Terkait