PCNU Banyuwangi 2026–2031 Dilantik, Bupati Ipuk Ajak NU Perkuat Sinergi Bangun Daerah

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Minggu, 5 April 2026, 11:39 WIB
1000781774
Pelantikan pengurus PCNU Banyuwangi periode 2026-2031 di GOR PP. Minhajut Thullab, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Banyuwangi.

BanyuwangiNet.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi masa khidmat 2026–2031 resmi dilantik di GOR PP Minhajut Thullab, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Sabtu (4/4/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Nahdlatul Ulama (NU) dalam pembangunan daerah.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, hadir langsung dalam pelantikan tersebut. Dia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan NU. Ia menyebut NU sebagai salah satu pilar utama dalam mendukung kemajuan Banyuwangi.

“NU adalah salah satu penyangga kemajuan Banyuwangi. Dengan sepenuh hati, kami mengajak bersama-sama untuk membangun Banyuwangi ini dengan segala tantangannya,” ujar Ipuk.

Ipuk juga berharap kepengurusan baru PCNU dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, kata Ipuk, siap mendukung berbagai program yang dijalankan NU.

“Pemkab Banyuwangi siap membantu Nahdlatul Ulama untuk mewujudkan kabupaten menjadi lebih baik,” katanya.

Ipuk juga menekankan pentingnya peran NU dalam menjaga harmoni sosial di tengah dinamika pembangunan. Ia berharap NU dapat menjadi teladan dalam kepemimpinan dan persatuan umat.

Okupansi Bandara Banyuwangi naik 5% Saat Lebaran 2026, Penerbangan Melonjak

Prosesi pelantikan dipimpin oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang diwakili Rais Syuriyah KH Muhibul Aman Aly. Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan PWNU Jawa Timur, KH Muh Balya Firjaun Barlaman dan H Misbahus Munir.

Acara ini juga dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari Forkopimda, para kiai, organisasi masyarakat Islam, pengusaha, pimpinan partai politik, kepala SKPD, hingga warga Nahdlatul Ulama se-Kabupaten Banyuwangi.

Rais Syuriyah PCNU Banyuwangi, KH Fachruddin Mannan, menyampaikan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam bidang pendidikan berbasis pesantren.

“Dengan peningkatan pendidikan seperti menyatukan pondok pesantren, Insya Allah PR yang ada di Banyuwangi bisa diselesaikan dan terwujudnya Banyuwangi menjadi lebih bagus,” ujarnya.

Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi, Ahmad Turmudi, menegaskan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan dalam membangun daerah.

“Kami tidak bisa hidup sendiri, begitu juga pemerintah daerah. Maka kolaborasi dan sinergi akan terus kita bangun bersama para stakeholder,” kata Ahmad Turmudi.

Tradisi Puter Kayun Banyuwangi: Napak Tilas Leluhur Boyolangu Setiap 10 Syawal

Artikel Terkait