Push Bike Series 3 Banyuwangi Diikuti 310 Anak dari Berbagai Kota
BanyuwangiNet.com – Kabupaten Banyuwangi kembali menggelar kompetisi sepeda tanpa pedal (push bike) yang diikuti ratusan anak dari berbagai daerah. Ajang bertajuk Push Bike Series 3 digelar di Pantai Marina Boom, Sabtu (14/2/2026).
Sebanyak 310 peserta ambil bagian dalam final round tersebut. Mereka datang dari berbagai kota di Indonesia, seperti Kalimantan, Makassar, Yogyakarta, Klaten, Ngawi, Surabaya, Kediri, Lumajang, Situbondo, Bondowoso, Jember, Bali, hingga tuan rumah Banyuwangi.
Push Bike Series 3 merupakan babak final setelah sebelumnya digelar seri pertama dan kedua.
Es Gabus Viral Dikira Spons, Pedagang Banyuwangi Kebanjiran Pembeli
Bupati Ipuk Fiestiandani menyebut kompetisi ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga wadah pembinaan bakat olahraga sejak usia dini.
“Kompetisi push bike bukan hanya sekadar lomba, tapi juga menjadi ruang pembinaan bakat olahraga sejak dini bagi anak-anak. Selamat bagi semua pemenang dan jangan menyerah bagi yang belum berhasil,” kata Ipuk.
Ia menambahkan, ajang tersebut masuk dalam agenda sport tourism daerah yang menjadi bagian dari Banyuwangi Festival 2026. Pemilihan Pantai Marina Boom sebagai lokasi lomba dinilai mampu memadukan olahraga dan promosi wisata.
Jumat Naik Transportasi Umum, Ipuk ke Kantor Pakai Becak Listrik
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi, Alvin Kurniawan, menjelaskan kompetisi terbagi dalam beberapa kategori usia.
Dimulai dari kategori 2023 Mix yang bersifat non-seri untuk peserta termuda. Selanjutnya kelas Boys dan Girls untuk anak kelahiran 2022 hingga 2018.
“Sebagai puncak, ada kategori Free For All (FFA) Max kelahiran 2016 yang menjadi kelas paling bergengsi dengan persaingan para rider berpengalaman,” terangnya.
Salah satu orang tua peserta, Mirna, mengaku antusias dengan penyelenggaraan lomba di kawasan wisata.
“Menarik digelar di tempat wisata. Biasanya anak kami berlatih di Gesibu atau di CFD A Yani tiap akhir pekan. Salut dengan Banyuwangi yang banyak mewadahi kreativitas dan hobi anak-anak,” ujarnya.
Sebelumnya, ajang final round ini dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setda Banyuwangi, Suratno.