Bupati Ipuk Ajak Tokoh Agama Perkuat Ketahanan Keluarga dan Kerukunan Banyuwangi

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Sabtu, 27 September 2025, 13:06 WIB
HARMONI: Rapat Koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Banyuwangi di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Sabtu (27/9/2025).
HARMONI: Rapat Koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Banyuwangi di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Sabtu (27/9/2025).

BanyuwangiNet.com – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak tokoh agama dari berbagai lintas iman untuk memperkuat ketahanan keluarga sekaligus menjaga kerukunan masyarakat. Ajakan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Banyuwangi yang digelar di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Sabtu (27/9/2025).

Menurut Ipuk, keluarga yang harmonis menjadi pondasi penting dalam membangun masyarakat yang kuat. “Kami mengajak para tokoh agama untuk bersama-sama memperkuat kehidupan keluarga. Keluarga yang harmonis adalah awal dari semua kebaikan,” ujar Ipuk.

Ipuk menjelaskan banyak persoalan sosial berawal dari keluarga yang rapuh, mulai dari tindak kriminal hingga praktik korupsi. Karena itu, tokoh agama dinilai memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan-pesan edukasi keluarga kepada jamaah.

Grab Apresiasi Program Naik Ojol dan Angkutan Umum Setiap Jumat di Banyuwangi

“Dalam khutbah maupun pengajaran, selipkan pesan penguatan keluarga. Bahas tentang parenting, perencanaan keuangan, dan nilai-nilai yang membuat keluarga tetap harmonis,” kata Ipuk.

Selain soal keluarga, Bupati Ipuk juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas lingkungan di tengah masyarakat yang majemuk. Ia meminta tokoh agama membantu mengantisipasi potensi konflik dan menjaga kerukunan umat beragama di Banyuwangi.

“Apalagi saat ini, daerah menghadapi tantangan efisiensi anggaran. Beberapa program kemasyarakatan mungkin berkurang. Dibutuhkan pendekatan yang bijak agar tidak menimbulkan gejolak sosial,” jelasnya.

394 Pesepeda Jelajahi 86,9 Km Keindahan Banyuwangi di Bluefire Ijen KOM 2025

Pemkab Banyuwangi, lanjut Ipuk, terus meluncurkan berbagai program inovatif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja. Dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, diharapkan terbentuk bantalan sosial yang kokoh untuk menjaga harmoni sosial.

“Kami akan terus berinovasi menghadirkan program yang berdampak besar. Anggaran harus efisien, tapi hasil yang didapat harus optimal,” tegasnya.

Rapat koordinasi FKUB tersebut dihadiri sejumlah tokoh lintas iman, antara lain Ketua FKUB Banyuwangi, Ketua Bamag Banyuwangi, Ketua LDII Banyuwangi, serta perwakilan dari berbagai organisasi keagamaan.

Artikel Terkait