Indonesia-Austria Perkuat Pendidikan Vokasi di Banyuwangi, Fokus Pariwisata dan Welder

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Selasa, 12 Agustus 2025, 19:50 WIB
KERJASAMA: Penandatanganan dokumen Development of Vocational Training Center Banyuwangi dalam acara Inauguration of School Operation BPVP Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (11/8/2025).
KERJASAMA: Penandatanganan dokumen Development of Vocational Training Center Banyuwangi dalam acara Inauguration of School Operation BPVP Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (11/8/2025).

BanyuwangiNet.com – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggandeng Pemerintah Austria untuk memperkuat pendidikan vokasi di Banyuwangi. Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan kejuruan pariwisata dan teknik pengelasan (welder) di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banyuwangi, Kecamatan Muncar.

Kesepakatan tersebut diresmikan melalui penandatanganan dokumen Development of Vocational Training Center Banyuwangi dalam acara Inauguration of School Operation BPVP Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (11/8/2025).

Sejak beroperasi pada 2019, BPVP Banyuwangi telah menggelar ratusan pelatihan yang diikuti ribuan warga. Saat ini, ada tujuh bidang kejuruan yang dikembangkan: Pariwisata, Teknologi Pengolahan Pertanian, Fashion Technology, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Teknik Otomotif, Pertanian, dan Teknik Las.

Pengangkatan Bangkai KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali Masuki Tahap Survei

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan apresiasi kepada Austria atas dukungan penuh, mulai dari pendanaan, transfer pengetahuan, penguatan manajemen pelatihan, pengembangan kurikulum, hingga peningkatan kapasitas instruktur melalui supervisi para ahli.

“Bidang pariwisata dan welder merupakan dua bidang yang saat ini banyak dibutuhkan. Ini adalah upaya untuk menghubungkan industri dan SDM dengan kompetensi yang terstandarisasi dan relevan,” ujar Yassierli.

Menurutnya, Banyuwangi dipilih karena memiliki potensi ekonomi dan pertumbuhan pariwisata yang tinggi, serta kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor konstruksi.

Bupati Ipuk Paparkan Inovasi 9 Tatanan Kabupaten Sehat, Banyuwangi Bidik Swasti Saba Wistara

“Penguatan vocational training centre ini sangat penting untuk menjawab kebutuhan industri. Harapan saya BPVP bisa menjadi pusat pelatihan vokasi di timur Jawa,” tambahnya.

Duta Besar Austria untuk Indonesia, Thomas Loidl, menyebut pengembangan pendidikan vokasi di Banyuwangi merupakan bagian dari kemitraan panjang selama 70 tahun antara kedua negara.

“Austria memiliki tingkat pengangguran yang sangat rendah berkat pendidikan vokasi yang kuat. Kami senang bisa berkontribusi di sini dan berharap hasilnya sesuai harapan,” kata Loidl.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menilai kerja sama ini akan membuka peluang lebih luas bagi generasi muda daerahnya.

Lagu Daerah Bernuansa Jazz Berkelas di Panggung Jazz Gunung Ijen Banyuwangi 2025

“Pendidikan vokasi berstandar internasional ini diharapkan meningkatkan kualitas SDM Banyuwangi. Anak-anak muda bisa berkiprah hingga mancanegara, bahkan berwirausaha,” ujarnya.

Kepala BPVP Muncar, Arsad, menjelaskan bahwa pelatihan pariwisata saat ini mencakup lima jurusan: management kitchen, management restaurant, management front office, housekeeping, dan tour guide. Masa belajar berlangsung 6–8 bulan, dilanjutkan dengan on the job training.

Untuk pelatihan welder, BPVP akan segera membuka kelas dengan fasilitas asrama gratis bagi peserta luar kota. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring.

Dalam kesempatan yang sama, BPVP Banyuwangi juga menandatangani kerja sama dengan 10 mitra industri strategis untuk memperkuat kolaborasi pelatihan vokasi dan penyerapan tenaga kerja.

Artikel Terkait