Program Makan Bergizi Gratis di Banyuwangi Kini Miliki 6 Dapur Umum, Jangkau Ribuan Pelajar
BanyuwangiNet.com – Cakupan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Banyuwangi terus diperluas. Terbaru, satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum baru resmi ditambahkan di Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari. Fasilitas ini dikelola oleh Polresta Banyuwangi dan siap melayani ribuan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.
Dengan kehadiran SPPG baru ini, kini terdapat total enam dapur umum yang tersebar di sejumlah kecamatan di Banyuwangi. Program ini bertujuan untuk memastikan akses makanan bergizi bagi anak-anak sekolah, sekaligus memperkuat ketahanan gizi generasi muda di daerah tersebut.
Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, menyambut positif penambahan dapur umum ini. Ia menegaskan bahwa perluasan program MBG menunjukkan komitmen serius berbagai pihak dalam meningkatkan kesejahteraan pelajar.
“Alhamdulillah, cakupan MBG terus bertambah. Artinya semakin banyak pelajar Banyuwangi yang mendapatkan layanan ini. Ke depan, kami terus dorong banyak pihak untuk menambah dapur umum lagi,” ujar Mujiono saat meninjau lokasi SPPG Blimbingsari bersama Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, Kamis (17/7/2025).
Peresmian dapur umum ini juga dilakukan secara daring, terhubung dengan peluncuran nasional program SPPG yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari Mako Brimob, Mabes Polri.
217 Koperasi Merah Putih Resmi Berdiri di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Lokal Berbasis Potensi Desa
“Ini bentuk sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga TNI dan Polri. Semua bahu-membahu mendukung tumbuh kembang anak-anak kita,” tambah Mujiono.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, menjelaskan bahwa dapur umum Blimbingsari akan segera beroperasi setelah proses verifikasi virtual account oleh Badan Gizi Nasional (BGN) selesai dilakukan.
Fasilitas ini ditargetkan melayani sekitar 3.481 siswa penerima manfaat dari 26 sekolah di wilayah sekitarnya. Rinciannya meliputi 9 Taman Kanak-kanak (TK), 12 Sekolah Dasar (SD), 1 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 3 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan 1 Sekolah Luar Biasa (SLB).
Utusan Khusus Presiden, Zita Anjani Terkesan Pengelolaan Pariwisata Banyuwangi: “Nilainya 100!”
Untuk mendukung operasional, dapur umum ini digerakkan oleh 47 tenaga kerja lokal yang telah melalui proses seleksi dan pelatihan yang difasilitasi Polresta Banyuwangi. Sarana pendukung juga disiapkan, termasuk dua unit truk dan satu minivan untuk distribusi makanan ke sekolah-sekolah.
“Selain memberikan makanan bergizi, SPPG ini juga membuka lapangan pekerjaan dan mendorong ekonomi masyarakat lokal, karena bahan baku diambil dari petani dan pasar sekitar,” jelas Kapolresta.
Lampung Selatan Tertarik Terapkan Pengelolaan Pariwisata dan Reformasi Birokrasi Banyuwangi
Program MBG dan SPPG bukan hanya menyasar kebutuhan gizi anak-anak sekolah, tetapi juga memperkuat ekosistem sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan melibatkan unsur kepolisian, pemerintah daerah, hingga masyarakat, inisiatif ini menjadi contoh konkret kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.