Jalani Intruksi Presiden Prabowo, Menteri Kehutanan Targetkan Penyelesaian TORA di Banyuwangi Rampung Tahun Ini

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Selasa, 15 Juli 2025, 12:45 WIB
DIALOG: Menteri Raja Juli berdialog dengan warga Dusun Sumberjambe, Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Senin (14/7/2025).
DIALOG: Menteri Raja Juli berdialog dengan warga Dusun Sumberjambe, Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Senin (14/7/2025).

BanyuwangiNet.com – Pemerintah pusat menargetkan Program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) di Banyuwangi tuntas tahun ini. Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Raja Juli Antoni, memastikan penyelesaian program TORA menjadi prioritas atas arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Dalam kunjungannya ke Dusun Sumberjambe, Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Senin (14/7/2025), Menteri Raja Juli berdialog langsung dengan warga. Ia menyampaikan bahwa kehadirannya membawa mandat dari Presiden Prabowo untuk menuntaskan program TORA yang sebelumnya sempat tertunda.

Setelah 19 Tahun Penantian, Pelepasan Kawasan Hutan untuk Warga Pancer Banyuwangi Akhirnya Disetujui

“Saya hadir di sini membawa amanah dari Bapak Presiden Prabowo untuk menyelesaikan program TORA yang masih tersisa,” tegas Raja Juli di hadapan warga.

Program TORA di Banyuwangi sebelumnya telah dimulai pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Pada tahap pertama, ribuan sertifikat tanah telah diserahkan kepada masyarakat Banyuwangi, termasuk di Desa Temurejo.

“Waktu itu saya masih menjabat sebagai Wakil Menteri ATR/BPN. Semua juru ukur dari seluruh Jawa Timur diturunkan ke sini untuk mendukung program reforma agraria Presiden Jokowi,” ujar Raja Juli mengenang pelaksanaan tahap awal program tersebut.

Banyuwangi Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk 184 Ribu Pelajar

Kini, dengan posisinya sebagai Menteri Kehutanan, Raja Juli kembali ke Banyuwangi untuk menuntaskan tahap kedua program tersebut.

“Masih ada sekitar 27,69 hektare lahan di Desa Temurejo yang belum tersertifikasi. Kami menargetkan penyelesaiannya selesai sebelum akhir Desember tahun ini. Negara hadir untuk memberikan hak bagi masyarakat,” tegasnya, yang disambut tepuk tangan warga.

Kepala Desa Temurejo, Fuat Musyadat, menjelaskan bahwa pada tahap pertama, sebanyak 876 kepala keluarga (KK) telah menerima sertifikat tanah. Namun masih ada 523 KK yang belum memperoleh kepastian legal atas lahan garapan mereka.

Masyarakat Banyuwangi Sambut Antusias Pendirian Sekolah Rakyat

“Warga kami mayoritas petani yang mengelola berbagai komoditas seperti jeruk, buah naga, pisang, kedelai, dan alpukat. Bahkan ada yang bisa berangkat umroh tiap tahun dari hasil pertanian ini,” tutur Fuat.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut baik kehadiran Menteri Kehutanan dan perhatian Presiden terhadap kelanjutan program TORA di wilayahnya.

“Alhamdulillah, pemerintah pusat hadir langsung membantu menyelesaikan persoalan legalitas lahan warga. Ini menjadi harapan besar bagi masyarakat Banyuwangi,” ungkap Ipuk.

 

Artikel Terkait