Lebih dari 80 Event Wisata di Banyuwangi Festival 2025, Gandrung Sewu hingga Tour de Ijen

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Selasa, 3 Juni 2025, 10:39 WIB
BANYUWANGI FESTIVAL - Event-event yang masuk dalam Banyuwangi Festival 2025. Akan banyak event menarik dan spektakuler dalam kalender event tahunan itu.
BANYUWANGI FESTIVAL - Event-event yang masuk dalam Banyuwangi Festival 2025. Akan banyak event menarik dan spektakuler dalam kalender event tahunan itu.

BanyuwangiNet.com – Pemkab Banyuwangi kembali menggulirkan Banyuwangi Festival (B-Fest) 2025 sebagai andalan promosi wisata dan penggerak ekonomi daerah. Sepanjang tahun 2025, lebih dari 80 agenda atraktif akan digelar, mencakup festival budaya, olahraga, musik, hingga kuliner.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak wisatawan dari berbagai daerah untuk mulai merencanakan kunjungan ke ujung timur Pulau Jawa tersebut.

“Ayo segera jadwalkan liburan kalian ke Banyuwangi. Nikmati alamnya, budayanya, kulinernya, dan tentu event-event menarik B-Fest 2025,” ujar Ipuk, Selasa (3/6/2025).

Pemkab Banyuwangi Sebar Ratusan Burung Hantu, Jadi Senjata Alami Petani Lawan Hama Tikus

Lebih dari sekadar hiburan, B-Fest dikemas sebagai strategi menyeluruh dalam mendorong pembangunan daerah. Ipuk menegaskan bahwa festival ini menjadi sarana untuk menggerakkan sektor ekonomi, pengembangan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga memperkuat kohesi sosial masyarakat.

“B-Fest ini tak semata hiburan. Namun menjadi payung besar yang mengorkestrasi pembangunan daerah secara menyeluruh,” jelasnya.

Menyesuaikan dengan kebijakan efisiensi anggaran, penyelenggaraan B-Fest 2025 tidak sepenuhnya bergantung pada dana APBD. Menurut Ipuk, reputasi B-Fest yang sudah terbentuk menjadi daya tarik tersendiri bagi sektor swasta untuk turut serta dalam mendukung pendanaan berbagai kegiatan.

Polisi Amankan Penjual Miras Ilegal saat Kopdar Klub Motor di Pantai Boom Banyuwangi

“Kami libatkan semua pihak untuk menyokong B-Fest tahun ini. Meski dilakukan efisiensi, kualitas dan kemeriahannya akan terus kami jaga, bahkan ditingkatkan,” tambahnya.

Beberapa agenda budaya yang sudah melekat sebagai ciri khas Banyuwangi akan kembali digelar. Misalnya, Seblang Bakungan (15 Juni), Keboan Aliyan (1–6 Juli), Kebo-Keboan Alasmalang (6 Juli), dan Petik Laut Muncar (10 Juli). Dua ikon utama B-Fest, yakni Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) dan Gandrung Sewu, juga tetap menjadi bagian dari agenda utama. BEC dijadwalkan berlangsung pada 12–13 Juli, sedangkan Gandrung Sewu akan digelar pada 25 Oktober.

Motif Sakit Hati di Pembunuhan Remaja Banyuwangi, Pelaku Sempat Buang Senjata Tajam ke Sungai

Untuk para pencinta olahraga, berbagai ajang sport-tourism siap memberi pengalaman menantang. Balap sepeda Tour de Banyuwangi Ijen (TDBI) yang masuk kalender resmi Federasi Sepeda Internasional akan berlangsung pada 28–31 Juli. Deretan event serupa lainnya termasuk Ijen Geopark Downhill (20–21 September), Banyuwangi Ijen KOM (27–28 September), dan Banyuwangi BMX (15–16 November).

Tak hanya itu, penggemar lari lintas alam akan dimanjakan dengan trek eksotis dalam Ijen Green Run/Trail yang dijadwalkan pada 7 September. Sementara itu, para peselancar dapat menikmati ombak Banyuwangi dalam ajang Gandrung Surf Competition pada 16–18 Oktober.

Motif Sakit Hati di Pembunuhan Remaja Banyuwangi, Pelaku Sempat Buang Senjata Tajam ke Sungai

Ragam acara lain juga tak kalah menarik. Art Week and Culinary Festival akan berlangsung pada 9–12 Juli, menghadirkan perpaduan karya kreatif dan cita rasa lokal. Di bulan Agustus, Festival Lembah Ijen hadir pada 9–13 Agustus dengan lanskap alam yang memesona sebagai latarnya.

Penutup tahun akan diwarnai nuansa religius dalam Banyuwangi Bersholawat yang dijadwalkan berlangsung pada malam pergantian tahun, 31 Desember.

Artikel Terkait