Dua Awak Hilang Usai Kapal Tenggelam di Perairan Muncar, Pencarian Diperluas
BanyuwangiNet.com – Upaya pencarian terhadap dua awak Kapal Motor (KM) Sumberwangi yang hilang setelah kapal tersebut tenggelam di perairan selatan Kecamatan Muncar, Banyuwangi, kembali dilanjutkan, Minggu (25/5/2025). Tim pencari memfokuskan operasi di sekitar lokasi tenggelamnya kapal, yakni perairan Pantai Sembulungan.
Koordinator Pos Basarnas Banyuwangi, Wahyu Setya Budi, menyampaikan bahwa pencarian sudah dimulai sejak hari Sabtu (24/5), namun belum membuahkan hasil.
“Pencarian hari kedua kami mulai sejak pukul 07.30 WIB. Fokus penyisiran berada dalam radius 5 hingga 7 nautical mile dari titik tenggelamnya kapal,” ujar Wahyu.
Kecelakaan Kapal Nelayan di Perairan Sembulungan Muncar, Satu Tewas dan Dua Masih Hilang
Tim gabungan yang terlibat dalam pencarian terdiri dari Basarnas, Polisi Air dan Udara (Polairud), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI AL, Pemadam Kebakaran, Tagana, relawan, hingga para nelayan lokal. Mereka menggunakan perahu karet dan perahu nelayan untuk menjangkau titik-titik yang diperkirakan sebagai lokasi korban hilang.
KM Sumberwangi diketahui bertolak dari Dermaga Kalimoro, Muncar, Jumat siang (22/5/2025) menuju perairan Banyubiru untuk melaut. Namun keesokan harinya, pada Sabtu pagi (23/5), kapal diterjang cuaca buruk saat berada di sekitar Batu Layar, kawasan Pantai Sembulungan.
Menurut informasi dari Basarnas, gelombang tinggi menyebabkan lambung kapal mengalami kebocoran hingga akhirnya tenggelam.
“Sebanyak 26 anak buah kapal (ABK) berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke daratan,” jelas Wahyu.
Banyuwangi Perluas Program Pengelolaan Sampah Sirkular ke Seluruh Kabupaten
Namun, tidak semua kru selamat. Sekitar pukul 08.00 WIB di hari yang sama, seorang ABK ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban diketahui berinisial DI (70), warga Kecamatan Muncar.
Sementara dua ABK lainnya belum ditemukan hingga saat ini. Mereka adalah Pairin (50), warga Desa Bagorejo, dan Hary (54), warga Desa Tembokrejo, keduanya berasal dari Kecamatan Muncar.
Basarnas bersama tim gabungan akan terus melanjutkan pencarian selama beberapa hari ke depan, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan medan laut.
“Kami berharap cuaca tetap mendukung agar proses pencarian dapat berjalan optimal,” pungkas Wahyu.