Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam, Warga Banyuwangi Ditemukan Selamat
BanyuwangiNet.com – Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026) sempat membuat keluarga Dede Farandika, (30), warga Lingkungan Krajan, Kelurahan/Kecamatan Giri, Banyuwangi, panik.
Dede merupakan salah satu korban yang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Dia merupakan ABK dari Kapal Virgo Transport 8. Saat ini, ia masih berada di atas KM Cahaya Bahari Jaya yang mengevakuasi korban.
Keluarga Dede bersyukur atas keselamatan tersebut dan berharap anak mereka dapat segera kembali ke Banyuwangi. Ayah Dede, Ribut Andiwono, 56 tahun, mengatakan, kabar mengenai musibah tersebut pertama kali diterimanya dari seorang kerabat sekitar pukul 08.00 WIB.
Mendengar kabar kapal yang ditumpangi anaknya mengalami musibah, Ribut bersama istrinya, Sulastri, 54 tahun, langsung panik dan berusaha mencari kepastian mengenai kondisi Dede.
Ribut kemudian menghubungi pihak perusahaan yang menaungi Kapal Virgo Transport 8. Ia juga meminta bantuan kerabat untuk mencari informasi kepada Basarnas. Sekitar pukul 10.00–11.00 WIB, kabar yang ditunggu akhirnya datang. Pihak perusahaan mengonfirmasi bahwa Dede ditemukan selamat dan berada di atas KM Cahaya Bahari Jaya.
“Terkonfirmasi nama Dede selamat, di kapal Cahaya Bahari (KM Cahaya Bahari Jaya),” terangnya, Senin (14/9/2026).
Untuk memastikan informasi tersebut, Ribut kembali melakukan konfirmasi melalui Basarnas. Hasilnya juga menyatakan Dede dalam kondisi selamat. Ia kemudian meminta agar nomor kontaknya diberikan kepada kru KM Cahaya Bahari Jaya sehingga dapat berkomunikasi langsung dengan anaknya.
Meski sudah memperoleh kepastian dari perusahaan dan Basarnas, Sulastri masih merasa khawatir. Rasa lega baru semakin terasa setelah keluarga mendapat telepon langsung dari salah satu anak buah kapal (ABK) KM Cahaya Bahari Jaya sekitar pukul 15.00 WIB.
Dalam komunikasi tersebut, keluarga bahkan dapat melakukan video call menggunakan telepon seluler milik ABK.
“Jam 3 sore kemarin telpon, video call dengan menggunakan HP ABK Kapal Cahaya Bahari,” terangnya.
Hingga Senin pagi, Dede masih berada di atas KM Cahaya Bahari Jaya. Keluarga sempat mendapat informasi bahwa kapal tersebut akan membawa para korban menuju Banjarmasin. Namun, perjalanan menuju daratan belum dapat dilakukan sesuai rencana karena kondisi cuaca.
“Tadi dia kirim video masih berada di laut, mungkin karena cuacanya buruk jadi belum bisa ke Banjarmasin,” katanya.
Ribut mengatakan, Dede baru sekitar tiga bulan bekerja di Kapal Virgo Transport 8. Anak pertamanya tersebut bertugas sebagai kelasi. Sebelum musibah terjadi, Dede sebenarnya berencana pulang ke Banyuwangi.
Antrean Kendaraan di Ketapang Berkurang, ASDP Siapkan 27 Kapal dan Pola TBB
Ia hendak menggelar selamatan untuk menempati rumah barunya pada 10 September 2026. Namun, rencana kepulangan itu belum mendapat persetujuan perusahaan.
“Oleh perusahaan diminta melanjutkan satu trip lagi, jadi setelah trip ini dia mau pulang,” katanya.
KAI Logistik Segera Buka Pengiriman Sapi dan Hasil Pertanian Banyuwangi ke Jakarta
Kini keluarga hanya berharap Dede dapat segera dibawa ke darat sehingga bisa kembali berkumpul dengan keluarga di Banyuwangi. Ribut mengaku belum memastikan apakah dirinya akan langsung menjemput Dede atau menunggu kepulangan anaknya di rumah.
“Terserah istri nanti, kalau memang maunya jemput ya saya jemput,” katanya.