Antrean Kendaraan di Ketapang Berkurang, ASDP Siapkan 27 Kapal dan Pola TBB

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Rabu, 9 September 2026, 19:12 WIB
WhatsApp Image 2026-09-09 at 19.01.04 (1)
Sejumlah kendaraan memasuki KMP Jatra I yang kini diperbantukan di lintas Ketapang-Gilimanuk.

BanyuwangiNet.com – Antrean kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, kembali muncul pada Selasa (8/9/2026) malam setelah sebelumnya sempat terurai.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu (9/9/2026), antrean kendaraan logistik masih terjadi dengan ekor sekitar 500 meter dari Pelabuhan Ketapang. Namun, panjang antrean tersebut bersifat fluktuatif dan beberapa kali menyusut hingga hanya menyisakan beberapa truk.

Sebelumnya, antrean kendaraan di jalur menuju Pelabuhan Ketapang sempat mencapai belasan kilometer. Kepolisian terus melakukan pengaturan lalu lintas untuk mencegah kepadatan meluas dan menjaga arus kendaraan tetap lancar dan aman.

Salah seorang sopir truk, Junaidi, mengaku terjebak antrean pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Ia membawa pakan ternak dari Surabaya menuju Denpasar. Junaidi sempat terjebak kemacetan di sekitar Terminal Sritanjung sebelum akhirnya masuk ke kantong parkir Bulusan.

“Tadi malam masuk kantong parkir Bulusan, pagi ini sudah masuk pelabuhan mau masuk kapal,” katanya, Rabu (9/9/2026) siang.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Media Syahrianto, mengatakan, antrean kendaraan saat ini berada sekitar 500 meter dari Pelabuhan Ketapang.

“Mudah-mudahan lebih menyurut lagi sampai bisa masuk semua ke dalam pelabuhan,” katanya, Rabu (9/9/2026).

Menurut Media, ASDP terus mengoptimalkan pergerakan kapal-kapal berkapasitas besar untuk menyerap kendaraan yang akan menyeberang menuju Bali. Langkah tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk KSOP, BPTD, Gapasdap, dan INFA.

“Mereka sepakat untuk menaruh kapal-kapal besar agar bisa menyerap semua muatan untuk ke Bali dan sebaliknya,” katanya.

Selain kesiapan armada, kondisi cuaca juga menjadi salah satu faktor yang diperhatikan. ASDP berharap kondisi cuaca mendukung sehingga pelayaran lintasan Ketapang-Gilimanuk dapat berjalan lancar.

Untuk mempercepat pergerakan kendaraan, ASDP juga menerapkan pola Tiba, Bongkar, Berangkat (TBB).

Media mengatakan, terdapat empat kapal yang menerapkan pola TBB pada Rabu (9/9/2026) dari total enam kapal yang disiapkan untuk skema tersebut. Pola TBB tersebut didominasi kapal berukuran besar, di antaranya KMP Port Link VII, KMP Jatra I, dan Dharma Kencana IX.

Dengan pola ini, kapal yang tiba di pelabuhan segera melakukan proses bongkar muatan, kemudian kembali berangkat. Pengaturan tersebut ditujukan untuk mengurangi waktu tunggu kapal di dermaga sekaligus mempercepat penyerapan kendaraan.

“Kami melakukan pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB). Hari ini ada empat kapal yang melaksanakan pola TBB dari total enam kapal yang disiapkan,” jelas Media.

ASDP berharap optimalisasi pola tersebut dapat membuat kendaraan yang menunggu penyeberangan terserap lebih cepat.

Untuk memperkuat pelayanan, ASDP telah mendatangkan KMP Jatra I sebagai kapal perbantuan di lintasan Ketapang-Gilimanuk. Selain itu, KMP Portlink 0 diperbantukan di Pelabuhan Tanjungwangi untuk melayani kendaraan logistik yang menuju Lembar, Lombok Barat.

“Dua kapal itu antisipasi buat mengurai kemacetan,” katanya.

Saat ini terdapat 23 kapal reguler yang beroperasi di lintasan Ketapang-Gilimanuk. Jumlah tersebut diperkuat empat kapal bantuan sehingga total terdapat 27 kapal yang dapat dioperasikan.

Media mengatakan jumlah armada masih memungkinkan untuk ditambah sesuai kondisi di lapangan.

“Nah ini bisa jadi ditambah juga sampai 28 kapal, artinya tergantung situasional,” ujarnya.

Dermaga Bulusan Ketapang Diperbaiki, Ditargetkan Beroperasi Lagi Sebelum Nataru

ASDP berharap KMP Jatra I dan KMP Portlink 0 dapat terus diperbantukan di Banyuwangi hingga periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kehadiran kedua kapal tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kapasitas layanan selama proses peningkatan kapasitas infrastruktur dermaga masih berlangsung.

Antrean Ketapang Terurai, ASDP Operasikan 26 Kapal untuk Perkuat Layanan

Saat ini peningkatan kapasitas dilakukan pada Dermaga Ponton Pelabuhan Ketapang dan Dermaga MB II Pelabuhan Gilimanuk.

“Kami melihat situasi, kami, harapan saya kapal itu bisa sampai tahun baru gitu ya untuk melihat sikon, karena menunggu dermaga, untuk mengantisipasi itu,” ujar Media.

Artikel Terkait