SPMB 2025 Banyuwangi Dimulai: Bupati Ipuk Tegaskan Semua Anak Harus Sekolah

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Kamis, 15 Mei 2025, 15:42 WIB
Deklarasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2025/2026, Kamis (15/5/2025). Deklarasi itu untuk menekankan proses pelaksanaan SPMB yang bersih, dan  menekankan semua anak harus sekolah.
HARUS SEKOLAH - Deklarasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2025/2026, Kamis (15/5/2025). Deklarasi itu untuk menekankan proses pelaksanaan SPMB yang bersih, dan menekankan semua anak harus sekolah.

BanyuwangiNet.com – Pemkab Banyuwangi resmi mendeklarasikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2025/2026. Acara deklarasi yang digelar pada Kamis (15/5/2025) ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah instansi terkait.

Deklarasi ini bukan sekadar seremoni. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menegaskan bahwa pelaksanaan SPMB di wilayahnya harus berjalan secara bersih, transparan, dan adil—dengan tujuan utama memastikan tidak ada satu pun anak yang tertinggal dari pendidikan.

Banyuwangi Sudah Lama Larang Study Tour dan Wisuda Kelulusan yang Memberatkan Orang Tua
“Semua anak Banyuwangi harus sekolah. Saya minta masyarakat saling peduli—kalau ada anak di sekitar yang belum sekolah, laporkan ke kami atau ke pihak desa dan kelurahan. Kita akan bantu agar mereka bisa kembali bersekolah,” ujar Bupati Ipuk.

Dalam arahannya, Ipuk juga menekankan pentingnya memberi kemudahan akses bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Ia bahkan menyebut mereka harus menjadi prioritas utama dalam proses penerimaan siswa baru.

“Mereka harus diberi karpet merah, agar semangat untuk sekolah dan melanjutkan pendidikannya,” tambahnya.

KMP Dharma Kencana IX Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenhub

Kepada para orang tua, Ipuk mengingatkan agar tidak mencoba-coba melanggar aturan demi memasukkan anak ke sekolah tertentu. Ia mengajak semua pihak untuk mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan demi keadilan bagi seluruh siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Suratno, menjelaskan bahwa SPMB 2025 akan dibuka untuk semua jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, hingga SMP. Setiap jenjang memiliki skema pendaftaran tersendiri yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi siswa.

Untuk jenjang PAUD, penerimaan siswa dilakukan oleh masing-masing satuan pendidikan, dengan mempertimbangkan kelompok usia dan kapasitas ruang belajar yang tersedia.

Afirmasi, untuk anak dari keluarga miskin dan anak berkebutuhan khusus.

Mutasi, bagi siswa yang mengikuti perpindahan tugas orang tua.

Pengolahan Sampah 260 Ton per Hari akan Dibangun di Banyuwangi

Domisili, yang mempertimbangkan jarak antara tempat tinggal dengan sekolah berdasarkan koordinat lokasi.

Afirmasi dan Mutasi: 18–28 Mei, hasil diumumkan 30 Mei. Domisili: 19 Mei–19 Juni, hasil diumumkan 20 Juni.
.
Afirmasi dan Mutasi: Pendaftaran 19–20 Mei, hasil diumumkan 21 Mei. Prestasi: Pendaftaran 26–27 Mei, hasil diumumkan 28 Mei.

Domisili: Pendaftaran 2–3 Juni, hasil diumumkan 4 Juni.

Seluruh proses pendaftaran jenjang SMP dilakukan secara online penuh.

“Kami telah menyiapkan sistem pendaftaran berbasis daring dan semi daring, agar prosesnya tetap inklusif dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,” jelas Suratno.

 

Artikel Terkait