Banyuwangi Siapkan Lahan 650 Hektare, Dukung Program Penanaman Jagung Nasional

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Selasa, 21 Januari 2025, 21:46 WIB
Penanaman jagung di Banyuwangi.

BanyuwangiNet.com – Dalam rangka mendukung program nasional penanaman jagung serentak 1 juta hektare, Kabupaten Banyuwangi turut berpartisipasi dengan menyiapkan lahan seluas 650 hektare yang tersebar di berbagai areal persawahan di seluruh wilayah Banyuwangi. Program ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan swasembada ketahanan pangan nasional pada tahun 2025.

“Lahan tersebut disiapkan untuk mendukung dan menguatkan program swasembada pangan nasional, melalui program penanaman jagung 1 juta hektare serentak di Indonesia bersama Polri,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Cakupan TPS 3R Balak Banyuwangi Meluas, Kini Layani 37 Desa

Hal ini disampaikan saat acara penanaman jagung bersama Polri di kawasan PTPN I Regional V Dusun Kendenglembu, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Selasa (20/1/2025). Bupati Ipuk didampingi oleh Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rama Samtama Putra dan Dandim 0825 Letkol Arh Joko Sukoyo.

Gerakan penanaman jagung serentak ini merupakan hasil kerjasama antara Polri dan Kementerian Pertanian. Banyuwangi sendiri telah mencatat produksi jagung yang konsisten selama beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Dinas Pertanian, produksi jagung di Banyuwangi mencapai 253.857 ton pada tahun 2022, 225.416 ton pada tahun 2023, dan 209.078 ton pada tahun 2024.

“Setiap tahun kita surplus jagung dari yang diproduksi dibandingkan dengan konsumsi masyarakat,” ujar Bupati Ipuk, menegaskan komitmen Banyuwangi dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Banyuwangi Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Demam Berdarah

Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rama Samtama Putra menyatakan bahwa Polres Banyuwangi bersama Pemkab, TNI, Bulog, dan seluruh stakeholder siap bekerja sama untuk menyelaraskan program nasional ini.

“Targetnya produksi jagung lebih meningkat tahun ini, sekaligus menambah produktivitas,” kata Kapolresta. Ia menambahkan bahwa penanaman jagung juga akan dilakukan secara tumpangsari dan memanfaatkan lahan yang tidak produktif.

Selain itu, Polri juga bekerja sama dengan petani dalam menjamin distribusi pupuk, perawatan tanaman, hingga kolaborasi dengan Bulog untuk pembelian hasil panen.

DPRD Banyuwangi Tetapkan 11 Raperda Prioritas 2025

Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Arh Joko Sukoyo turut menegaskan komitmen TNI dalam mendukung pengembangan ketahanan pangan di Banyuwangi.

“Kami semua bersinergi untuk mensukseskan swasembada pangan. Kami siap mendukung bersama di lapangan bersama petani,” ujar Dandim Joko Sukoyo.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, program penanaman jagung di Banyuwangi diharapkan mampu meningkatkan produksi serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal dan nasional. Program ini sekaligus menjadi langkah konkret dalam memanfaatkan lahan tidak produktif dan mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor pertanian.

Banyuwangi berkomitmen untuk terus mendukung program nasional ini demi terwujudnya kemandirian pangan di Indonesia.

Artikel Terkait