Banyuwangi Raih APBD Award 2024 Kategori Realisasi Belanja Tertinggi dari Kemendagri
BanyuwangiNet.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berhasil meraih penghargaan APBD Award kategori “Realisasi Belanja Tertinggi” tahun 2024 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Penghargaan ini merupakan apresiasi atas keberhasilan Banyuwangi dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Keuangan Daerah dan APBD Award 2024 di Jakarta, Rabu (18/12/2024). Acara ini dibuka oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan penghargaan diterima langsung oleh Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Banyuwangi, Guntur Priambodo.
Selain penghargaan, Banyuwangi juga memperoleh apresiasi berupa reward senilai Rp 6,4 miliar.
Bupati Apresiasi Pengembangan Talenta Muda di Kompetisi Persewangi Cup U-16
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan tersebut. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan daerah demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ipuk, Sabtu (21/12/2024).
Menurut Ipuk, APBD Banyuwangi selama ini diarahkan untuk mendukung program prioritas pembangunan daerah yang mencakup kebutuhan wajib, unggulan, dan penunjang, serta disinkronkan dengan program pemerintah pusat dan provinsi. “Sinkronisasi dilakukan untuk memastikan harmonisasi dan keberlanjutan pembangunan,” tambahnya.
800 Personel Siap Amankan Nataru, Bupati Ipuk: Beri Kesan Positif Bagi Wisatawan
Untuk mencapai penyerapan belanja APBD yang optimal, Banyuwangi menerapkan sejumlah kebijakan, seperti perencanaan anggaran yang tepat, penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), efisiensi belanja, penggunaan teknologi informasi, hingga percepatan proyek infrastruktur. “Partisipasi masyarakat juga kami libatkan agar program yang direncanakan bisa segera terealisasi,” jelas Ipuk.
Guntur Priambodo menjelaskan bahwa salah satu indikator utama penilaian APBD Award adalah kecepatan dan akurasi penyerapan belanja daerah. Banyuwangi telah memastikan pengesahan APBD dilakukan pada bulan Desember sehingga program-program dapat segera berjalan di awal tahun.
Pedagang Gelar Tasyakuran Revitalisasi Pasar Rogojampi Banyuwangi
“Yang dinilai adalah apakah setelah APBD disahkan, penyerapan belanja langsung berjalan sesuai anggaran kas, tepat waktu, dan tidak menimbulkan utang,” kata Guntur.
Dengan penghargaan ini, Banyuwangi menunjukkan komitmennya untuk terus menjadi teladan dalam pengelolaan keuangan daerah. Hal ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat setempat.