Melihat Pelangi Tradisi dan Budaya Banyuwangi dalam Festival Kuwung 2024

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Minggu, 8 Desember 2024, 12:39 WIB
Festival Kuwung 2024
Festival Kuwung Banyuwangi

BanyuwangiNet.com – Festival Kuwung 2024 menjadi panggung meriah yang menampilkan warna-warni tradisi dan budaya khas Banyuwangi. Digelar di RTH Maron Genteng pada Sabtu malam (7/12/2024), festival ini memukau ribuan warga yang memadati rute parade, menegaskan pesonanya sebagai salah satu agenda unggulan dalam Banyuwangi Festival 2024.

Festival Kuwung, yang berarti pelangi, menampilkan keragaman budaya melalui pertunjukan seni seperti tari Gandrung, Kuntulan, Jaranan Buto, Jakripah, Barong, hingga Tari Bali. Iringan gamelan dan angklung khas Banyuwangi semakin menambah semarak suasana, mengiringi ribuan penampil yang memukau dengan kostum tradisional mereka. Parade mobil hias dengan miniatur budaya lokal juga menjadi magnet perhatian.

Bupati Ipuk Banjir Sukamade, Pastikan Bantuan dan Akses Warga Terpenuhi

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, saat membuka acara, mengungkapkan bahwa Festival Kuwung menjadi simbol harmoni keberagaman di Banyuwangi. “Kuwung bermakna pelangi, yang menggambarkan warna-warni tradisi dan budaya Banyuwangi. Semua ini menghasilkan harmoni yang menjadi modal sosial membangun Banyuwangi,” ujarnya.

Tema Keberagaman

Festival tahun ini mengusung tema Peningset Cinde Sutro, yang bermakna ikatan keberagaman suku, agama, dan ras di Banyuwangi. Tema ini terwujud dalam lima distrik budaya yang menghadirkan tradisi lokal:

– Distrik Banyuwangi – Menampilkan tradisi Jamasan, prosesi memandikan pusaka berupa Tombak Gagak Rimang, sebagai simbol penghormatan leluhur.

– Distrik Blambangan – Menggelar Baritan, upacara selamatan di sumber mata air sebagai wujud syukur atas hasil panen.

– Distrik Bangorejo – Mempersembahkan Pedut Tlatah Purwo, ritual doa dan sesaji di Alas Purwo untuk keselamatan dan kesejahteraan.

– Distrik Rogojampi – Menyuguhkan Sangyang Tuwuh, ritual berisi tembang-tembang doa untuk kebaikan masyarakat.

– Distrik Genteng – Menutup parade dengan tradisi Kawin Tebu, simbol persatuan dan harapan melalui prosesi perkawinan dua batang tebu terbaik.

– Perayaan Harmoni

RSUD Blambangan Banyuwangi Siap Hadirkan Layanan Kemoterapi Mulai Januari 2025

Atraksi Barong dengan gerakan lincahnya menjadi salah satu sorotan festival. Tak hanya itu, perwakilan berbagai etnis dan budaya di Banyuwangi turut andil, menjadikan Festival Kuwung ajang perayaan harmoni masyarakat.

“Semangat merawat keberagaman inilah yang menjadi spirit Banyuwangi Festival untuk terus digelar setiap tahunnya, melibatkan berbagai elemen masyarakat dari anak-anak hingga para sesepuh,” pungkas Ipuk.

Festival Kuwung bukan hanya selebrasi budaya, melainkan juga pengingat akan pentingnya persatuan di tengah keberagaman. Tradisi yang dilestarikan menjadi bukti nyata kekayaan budaya Banyuwangi yang terus hidup dan berkembang.

Artikel Terkait