Transparansi Seleksi CPNS di Banyuwangi Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Warga

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Senin, 4 November 2024, 06:44 WIB
IMG-20241104-WA0017 (1)

BanyuwangiNet.com – Pelaksanaan ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Banyuwangi telah memasuki hari terakhir pada Senin (4/11/2024). Ujian yang berlangsung selama lima hari ini diikuti oleh 2.074 peserta dari berbagai wilayah. Plt Bupati Banyuwangi, Sugirah, meninjau langsung pelaksanaan ujian yang digelar di Kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Banyuwangi, memastikan proses berjalan dengan lancar dan adil.

Banyuwangi Tingkatkan Kompetensi Anak Muda, Dorong Kesejahteraan Warga

Sebanyak 1.744 peserta mengikuti ujian di Banyuwangi, sementara 320 lainnya mengikuti ujian di beberapa kota. Sugirah mengingatkan peserta untuk tetap berfokus pada kompetensi yang mereka miliki tanpa khawatir akan intervensi dari pihak mana pun. “Lulus atau tidaknya ditentukan sepenuhnya dari hasil ujian murni. Jangan tergiur oleh tawaran dari pihak yang menjanjikan kelulusan dengan bayaran tertentu, karena itu pasti penipuan,” tegas Sugirah.

Setelah ujian SKD ini, peserta dengan nilai tertinggi akan melanjutkan ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) yang dijadwalkan berlangsung pada 20 November – 17 Desember 2024. Menurut Kepala BKPP Banyuwangi, Ilzam Nuzuli, skor kelulusan CPNS akan dihitung dari gabungan nilai SKD sebesar 40 persen dan SKB sebesar 60 persen. Dari proses seleksi ini, akan terpilih CPNS untuk mengisi 89 formasi yang dibutuhkan, dengan rincian 36 tenaga kesehatan dan 53 tenaga teknis.

Gelar Ujian SKD CPNS 2024 secara Mandiri, Mudahkan Akses dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan untuk Masyarakat

Keterbukaan dan transparansi dalam seleksi CPNS ini merupakan bagian penting dari upaya Pemkab Banyuwangi untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Sugirah mengungkapkan bahwa penambahan tenaga ASN baru, terutama di bidang kesehatan dan teknis, akan membantu meningkatkan pelayanan publik dan kualitas hidup masyarakat Banyuwangi. Terlebih, dengan adanya 36 formasi tenaga kesehatan yang akan membantu memperkuat pelayanan kesehatan, diharapkan pelayanan kesehatan di daerah terpencil akan lebih optimal.

Selain itu, peningkatan transparansi dalam seleksi CPNS juga membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Pemkab Banyuwangi berharap bahwa para CPNS yang berhasil lolos ini nantinya dapat menjadi motor penggerak pembangunan daerah dan turut berkontribusi dalam mengurangi pengangguran di Banyuwangi.

Artikel Terkait