Banyuwangi Genjot Produktivitas Sapi Indukan Lewat Program SMS PISAN

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Kamis, 10 Oktober 2024, 14:41 WIB
IMG-20241007-WA0054
Sapi Manak Setahun Sepisan
Program Sapi Manak Setahun Sepisan

BanyuwangiNet.com — Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus meningkatkan produktivitas sapi indukan melalui program SMS PISAN (Sapi Manak Setahun Sepisan). Program ini bertujuan untuk memastikan sapi indukan beranak minimal satu kali dalam setahun, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan peternak di daerah tersebut.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Arief Setiawan, melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner, drh. Nanang Sugiharto, menekankan pentingnya kesehatan reproduksi sapi indukan untuk memastikan kelahiran yang rutin.

“Kesehatan reproduksi sangat penting untuk memastikan sapi indukan dapat beranak secara rutin,” ujar drh. Nanang pada Senin (7/10/2024).

Langkah Strategis Program SMS PISAN


Program SMS PISAN mencakup serangkaian langkah strategis guna mendukung kesehatan dan produktivitas sapi indukan. Beberapa langkah utama dalam program ini meliputi pemeriksaan kebuntingan (PKB), pemberian hormon, vitamin, mineral, dan obat-obatan yang dirancang untuk meningkatkan kesehatan reproduksi sapi.

Tradisi Bubak Bumi Banyuwangi, Doa Bersama Sambut Musim Tanam

Nanang juga menambahkan bahwa kelahiran yang terjadwal setiap tahun akan sangat menguntungkan peternak. “Dengan kelahiran yang rutin, peternak bisa lebih mudah meningkatkan jumlah ternaknya dan meraih keuntungan yang lebih besar,” jelasnya.

Namun, di lapangan, peternak sering kali dihadapkan pada tantangan utama, yaitu kurangnya asupan nutrisi yang memadai bagi sapi. Nutrisi yang tidak mencukupi dapat berdampak negatif pada kesehatan sapi indukan serta proses reproduksi.

Melalui program ini, Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi memberikan penyuluhan dan stimulan nutrisi, termasuk vitamin, mineral, dan hormon untuk membantu proses kebuntingan serta menjaga kesehatan sapi indukan.

Pencapaian di Lapangan dan Target Program


Tim dari Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, yang terdiri dari Medik Veteriner, Paramedik Veteriner, dan Paramedik Inseminasi Buatan (IB), telah aktif melakukan pemeriksaan dan pemberian stimulan kepada sapi indukan di berbagai wilayah.

Lebih dari 300 Pembalap Sepeda Ikuti Hubride 2024 di Banyuwangi

Saat ini, 575 ekor sapi indukan sudah menerima stimulan, dan program ini menargetkan pemberian stimulan kepada 1.000 ekor sapi indukan di seluruh Kabupaten Banyuwangi. Diharapkan dengan pencapaian ini, produktivitas sapi akan meningkat, membawa dampak positif bagi kesejahteraan peternak.

“Kami berharap program ini dapat benar-benar membantu peternak untuk meningkatkan taraf hidup mereka. ‘Sapine Manak, Peternake Sugeh’ (sapinya melahirkan, peternaknya kaya) adalah tujuan kita bersama,” kata Nanang dengan optimisme.

Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Peternak
Program SMS PISAN tidak hanya menyediakan dukungan teknis seperti pemeriksaan dan pemberian stimulan, tetapi juga memberikan penyuluhan kepada peternak. Penyuluhan ini penting untuk mengedukasi peternak mengenai pentingnya nutrisi yang tepat dan kesehatan reproduksi bagi sapi indukan.

Dengan berbagai upaya ini, Banyuwangi berharap dapat meningkatkan produktivitas sapi indukan secara signifikan, sehingga mendukung perekonomian lokal melalui industri peternakan yang lebih produktif dan berkelanjutan.

“Kami yakin jika peternak mengikuti seluruh prosedur dan arahan yang telah diberikan, hasilnya akan positif bagi perekonomian lokal,” pungkas Nanang.

Program SMS PISAN diharapkan mampu membawa dampak nyata bagi kesejahteraan peternak Banyuwangi, dengan produktivitas sapi yang semakin tinggi dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar.

Artikel Terkait