Tradisi Puter Kayun Warga Boyolangu Banyuwangi Berlangsung Meriah

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Jumat, 19 April 2024, 17:00 WIB
WhatsApp-Image-2024-04-19-at-16.44.47

BanyuwangiNet.com – Masyarakat Osing Banyuwangi memiliki berbagai tradisi dan ritual adat usai Hari Raya Idul Fitri. Selain Barong Ider Bumi Kemiren, ritual adat Seblang Olehsari, juga digelar tradisi Puter Kayun yang dilakukan oleh masyarakat Kelurahan Boyolangu Banyuwangi, Jum’at (19/4/2024).

Puter Kayun merupakan tradisi napak tilas Masyarakat Boyolangu dengan cara beramai- ramai naik delman sejauh lima belas kilometer, dari Kelurahan Boyolangu hingga finis wisata Watudodol.

Arak-arakan delman yang dihiasi beragam pernak-pernik itu, selalu diminati oleh warga. Banyak anak muda yang terlibat dalam ritual Puter Kayun, dengan ikut mengarak delman.

“Dengan Puter Kayun kita mengingat dari mana berasal dan apa yang membuat kita unik,” ujar Iqbal Sani Dzulkahfi (24), saat ikut mengarak delman.

Hasil Pemeriksaan Makanan di Seluruh Pasar Takjil Banyuwangi Aman Dikonsumsi

Anak muda lainnya, Gensavana Fiqri (25), mengatakan di tengah modernisasi seperti saat ini, tradisi dan seni budaya seperti Puter Kayun ini justru merupakan sesuatu yang menarik untuk dipelajari.

“Tradisi Puter Kayun bukan hanya warisan budaya, tetapi juga menjadi daya tarik yang menambah kekayaan ragam budaya Banyuwangi. Menurut saya tradisi ini menjadi simbol kebersamaan yang bisa menginspirasi banyak orang,” terang Gensa.

Pasar Takjil Ramadan Banyuwangi Diikuti Ribuan Warga dan UMKM di 39 Lokasi

Tradisi Puter Kayun merupakan ritual adat yang dilakukan warga Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, Banyuwangi yang digelar tiap 10 Syawal. Tradisi ini merupakan penepatan janji warga Boyolangu kepada para leluhur yang telah berjasa membuka akses di kawasan Banyuwangi utara.

Sementara Plt Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi, Taufik Rohman mengatakan adat, tradisi, dan budaya Banyuwangi menjadi prioritas pelestarian Pemkab Banyuwangi.

“Untuk tradisi setelah lebaran di Banyuwangi memang banyak. Ada Barong Ider Bumi, sekarang Puter Kayun dan Seblang Olehsari yang masih berlangsung,” kata Taufiq.

Artikel Terkait