Hasil Pemeriksaan Makanan di Seluruh Pasar Takjil Banyuwangi Aman Dikonsumsi

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Minggu, 24 Maret 2024, 00:12 WIB
IMG-20240312-WA0019

BanyuwangiNet.com – Selama Ramadan, Banyuwangi memfasilitasi 39 lokasi pasar takjil yang dikemas dalam Festival Ngerandu Buko. Untuk memberikan rasa aman dikonsumsi, tim kesehatan telah melakukan pemeriksan secara acak sampel makanan dan minuman yang dijual di seluruh lokasi. Hasilnya, seluruh sampel yang dicek di laboratorium memenuhi syarat ambang batas alias layak untuk dikonsumsi.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan pengambilan sampel dan pemeriksaan melibatkan tim Dinas Kesehatan, yang terdiri dari tim petugas Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dan petugas Puskesmas se-Banyuwangi.

“Selain itu ada juga pemeriksaan sampel makanan dan minuman oleh tim gabungan Dinas Kesehatan bersama BPOM Jember. Tim ini juga memeriksa kembali sampel makanan,” kata Ipuk.

Sampel jenis makanan dan minuman yang diperiksa berbeda-beda. Mulai dari lauk pauk, bubur, kudapan, aneka es, makanan ringan, olahan daging, olahan ikan, hingga agar-agar.

Total 126 sampel yang telah diperiksa kandungan bahan berbahaya, mulai dari pewarna (rhodamin, methanil yellow), pengawet (formalin) dan pengenyal (boraks). Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel negatif bahan-bahan berbahaya tersebut. Seluruhnya memenuhi syarat ambang batas, jadi layak konsumsi.

Pasar Takjil Ramadan Banyuwangi Diikuti Ribuan Warga dan UMKM di 39 Lokasi

Ipuk lega karena makanan yang dijual di pasar takjil Ramadan layak konsumsi. Meski demikian Ipuk tetap mengintruksikan untuk melakukan pengujian secara berkala.

“Tetap dicek secara berkala, agar pembeli yakin makanan dan minuman yang dibelinya aman. Saya minta camat terus berkoordinasi dengan tim kesehatan untuk melakukan pemeriksaan secara berkala,” pesan Ipuk.

Banyuwangi Gotong Royong Bedah Rumah Tidak Layak Huni

Pasar takjil di Banyuwangi digelar di 39 titik lokasi yang tersebar di 25 kecamatan se-Banyuwangi. Ribuan warga dan UMKM terlibat pada festival yang digelar, 12 Maret – 9 April 2024 tersebut. Total ada 1.354 UMKM yang terlibat.

Ditambahkan Plt Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat, pengambilan sampel dan pemeriksaan makanan dan minuman dilakukan secara bergilir mulai 13 hingga 21 Maret 2024.

Meski demikian, Amir menyebut, proses pemeriksaan sampel makanan di pasar takjil bakal dilanjut secara bertahap hingga akhir Ramadan. Harapannya, pengecekan tersebut bakal menjamin keamanan menu berbuka yang dikonsumsi oleh warga.

Amir juga meminta para pedagang untuk memperhatikan bahan dan proses pengolahan makanan/minuman yang mereka jual. “Spot check pengambilan sampel dan pemeriksaan akan dilanjutkan hingga pasar takjil Ramdhan selesai,” tambah Amir.

Artikel Terkait