Banyuwangi Berikan Bantuan Pangan Pengentasan Stunting untuk15.445 Keluarga

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Jumat, 20 Oktober 2023, 16:38 WIB
IMG-20231020-WA0002

BanyuwangiNet.com – Sebanyak 15.445 keluarga di Kabupaten Banyuwangi menerima bantuan pangan dalam upaya pengentasan stunting.

Bantuan ini disalurkan bertahap mulai Kamis (19/10/2023) hingga akhir Oktober, sebagai bagian dari program dari pemerintah pusat yang ditujukan untuk keluarga yang berisiko mengalami stunting.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Banyuwangi, Henik Setyorini, menjelaskan bantuan pengentasan stunting ini mencakup telur ayam dan daging ayam. Program ini bertujuan untuk membantu pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita, dengan harapan bahwa hal ini akan mengurangi risiko stunting di kalangan keluarga yang menerima bantuan.

Punya Trek yang Lengkap, Banyuwangi Surga Penggemar Sepeda di Indonesia

“Ini upaya untuk menekan tingkat kerawanan pangan dan gizi akibat kurangnya asupan protein bagi ibu dan bayi, terutama pada keluarga dengan pendapatan rendah,” ujar Henik.

Masing-masing keluarga penerima bantuan akan menerima sepuluh butir telur ayam dengan berat antara 60-65 gram dan satu ekor daging ayam dengan berat antara 0,9-1,1 kilogram dalam bentuk karkas beku.

Henik menjelaskan bahwa pendistribusian bantuan dilakukan kepada Keluarga Rawan Stunting (KRS) yang namanya tertera dalam surat panggilan resmi. Para penerima bantuan juga harus menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik asli serta surat panggilan asli.

Kunjungi Sentra Kerajinan Bambu Gintangan Banyuwangi, Menperin: Ekosistem UMKM yang Layak Dicontoh

Penyaluran bantuan dilakukan dalam dua sesi. Sesi pertama berlangsung dari 19 Oktober hingga 24 Oktober, sementara sesi kedua akan dilaksanakan pada 27 Oktober hingga 30 Oktober.

“Sesi kedua penyaluran bantuan akan dilakukan di desa-desa yang mengadakan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak,” tambah Henik.

Pemungutan suara untuk pilkades serentak di Kabupaten Banyuwangi dijadwalkan akan berlangsung pada 25 Oktober, dan penyaluran bantuan akan dilanjutkan setelah tahap pemungutan suara selesai di desa-desa yang bersangkutan.

Artikel Terkait