Usung The Glory of Art, Pagelaran Tari Kolosal Gandrung Sewu Banyuwangi Digelar Selama Tiga Hari

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Minggu, 10 September 2023, 15:09 WIB
IMG-20230612-WA0039

BanyuwangiNet.com – Pagelaran tari kolosal Gandrung Sewu Banyuwangi kembali digelar. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, ajang yang masuk dalam Kalender Event Nasional (KEN) Kemenparekraf tersebut bakal digelar tiga hari, di Pantai Marina Boom, 14-16 September 2023.

“Rangkaian Gandrung Sewu Banyuwangi tahun ini digelar selama tiga hari, dengan event-event yang menarik. Jadi jangan sampai terlewatkan,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Minggu (10/9/2023).

Rangkaian Gandrung Sewu semuanya digelar di Pantai Boom Marina, diawali dengan Padang Bulanan, Kamis (14/9/2023), pukul 18.00.

Ini merupakan pertunjukan tari dan musik tradisional di pinggir pantai yang diikuti oleh anak-anak muda. Padang bulanan merupakan tradisi di Banywuangi zaman dulu, yang bermain bersama melalui kesenian saat bulan purnama.

“Lewat ajang ini kita ingin sampaikan, tradisi anak-anak muda zaman dulu bersosialisasi lewat kesenian. Harapannya generasi saat ini juga bisa mencintai kesenian daerahnya,” kata Ipuk.

Melihat Pesona De Djawatan Banyuwangi, Hutan yang Dikenal “Lord of The Ring”

Keesokan harinya, Jumat (15/9/2023), digelar Meras Gandrung pada pukul 16.00. Meras Gandrung adalah prosesi wisuda atau pengukuhan para penari gandrung. Ini adalah ritual yang menandai bahwa seseorang sudah dinyatakan lulus dan siap melakukan pementasan tari gandrung secara utuh.

“Jadi ini wisudanya para peserta Gandrung Sewu sebelum mereka tampil pada hari puncak acara,” urai Ipuk.

Usai Meras Gandrung, dilanjutkan pertunjukan Gandrung Terop. Ini adalah sebutan untuk penari gandrung profesional. Dulu, penari gandrung biasa tampil di panggung semalam suntuk menghibur masyarakat.

Gandrung Terop akan menghadirkan para penari gandrung profesional Banyuwangi sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka melestarikan budaya.

Luncurkan Posyandu Terintegrasi, Kini Posyandu Banyuwangi Layani Semua Usia

Selanjutnya pada, Sabtu (16/9/2023), merupakan hari puncak rangkaian yang menampilkan tari kolosal Gandrung Sewu. Mengusung tema Omprog atau mahkota penari gandrung.

Tema tersebut menceritakan tentang sikap pengendalian diri dalam menjalani kehidupan sebagai seorang penari gandrung.

Di dalam cerita digambarkan perjuangan keras seorang penari gandrung dalam mengatasi tantangan dan ujian berat, serta stigma negative yang sering melekat pada diri seorang penampil. Bagaimana seorang penari harus mampu menjaga dan membentengi diri agar bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan terhormat (The Glory of Art).

Kisah ini akan divisualkan melalui gerakan tarian yang dibawakan oleh 1.200 penari gandrung. Mengenakan kostum khas bernuansa merah dan keemasan, ribuan penari tersebut akan tampil menyuguhkan pertunjukan spektakuler di bibir Pantai Marina Boom yang berhadapan langsung dengan Selat Bali.

Jagoan Digital Banyuwangi, Matangkan Skill Bisnis Start Up Anak Muda

Mereka akan melakukan berbagai formasi secara bergantian. Mulai formasi bunga, putaran, kipas dan masih banyak lainnya. Gerak rampak, kostum mewah, berpadu dengan view pantai yang eksotis akan menjadi sebuah sajian memukau yang tak terlupakan.

Bupati Ipuk mengatakan, Gandrung Sewu menjadi strategi yang ampuh untuk mempertahankan kebudayaan lokal menghadapi gempuran budaya luar.

“Lebih dari itu, Gandrung Sewu juga menjadi pendorong ekonomi yang langsung dirasakan oleh warga. Penginapan, restoran, warung, homestay, UMKM, semuanya merasakan berkah dari event ini,” kata Ipuk.

Ditambahkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, MY Bramuda, Gandrung Sewu juga bakal dirangkai dengan Semarak Dirgantara dari jajaran TNI AU. Saat puncak Gandrung Sewu, selain tampilan ribuan penari Gandrung, penonton juga bakal dihibur dengan aksi Air Show oleh para prajurit TNI AU.

“Dalam Air Show tersebut akan ditampilkan berbagai aksi kedirgantaraan. Seperti aksi udara Jupiter Aerobatic Team (JAT), atraksi terbang lintas (fly pass) pesawat tempur, hingga joy flight. Pengunjung juga akan disuguhi atraksi terjun payung serta paramotor,” ungkap Bramuda.

Artikel Terkait