Ngantor di Desa, Bupati Ipuk Bersama Nakes Keliling Naik Motor Pantau Kesehatan Warga di Pelosok

BanyuwangiNet.com – Mempermudah akses kesehatan bagi warga desa utamanya di kawasan yang sulit dijangkau, seperti di pelosok pedesaan atau kawasan pegunungan dan hutan, Banyuwangi memiliki layanan jemput bola tenaga kesehatan mendatangi rumah warga dengan mengendari sepeda motor.
Seperti di Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu. Puskesmas Sempu memiliki armada roda dua yang diberi nama Calon Harapan Insan Penghuni Surga (CHIPS). Program ini memberikan layanan home visit bagi warga sakit, yang rumahnya jauh dari fasilitas kesehatan.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyempatkan ikut keliling naik motor bersama petugas kesehatan, saat Ngantor di Desa (Bunga Desa) di Jambewangi, Rabu (22/2/2023).
Ngantor di Desa, Bupati Ipuk Temui Guru dan Siswa Cegah Kekerasan Anak
Ipuk keliling naik motor bersama petugas kesehatan Puskesmas Sempu, Nur Alfi Hidayati. Ipuk mengunjungi rumah Matsamin yang mengalami glaukoma akibat diabetes, dan saat itu harus mendapat pemeriksaan kesehatan. “Semoga lekas sembuh ya Pak. Jangan lupa obatnya rutin diminum,” ujar Ipuk.
Selama perjalanan Alfi bercerita pada Ipuk, menikmati tugasnya menjadi tenaga kesehatan di desa. “Walaupun capek harus keluar masuk pelosok desa, tapi ada rasa bangga dan senang rasanya bisa membantu orang lain,” kata Alfi.
Secara geografis Kecamatan Sempu sangat luas. Bahkan Alfi harus datang ke rumah warga di dusun yang terletak di dalam hutan di lereng Gunung Raung.
“Tantangan tersendiri saat hujan deras. Harus hati-hati karena jalanan licin. Kadang harus jalan kaki. Tentu capek, tapi kami bangga dan senang bisa membantu orang lain,” ungkap Alfi.
Ipuk mengapresiasi dan berterima kasih pada keras tenaga kesehatan atas kerja keras mereka selama ini. “Semangat ya Mbak. Semoga pengabdiannya bisa bernilai ibadah, berkah buat keluarga,” ujar Ipuk pada Alfi.
Ipuk mengatakan Pemkab juga menempatkan satu perawat dan satu bidan di tiap desa. Program ini bertujuan untuk mempercepat dan mendekatkan penanganan kesehatan di desa, dengan melibatkan peran perawat dan bidan setempat.
Dalam Program CHIPS ini Puskesmas Sempu mengidentifikasi dan menempelkan stiker khusus berisikan nomor Handphone di rumah-rumah warga, terutama warga miskin di wilayah kerjanya. Jika ada warga sakit para tetangga bisa melaporkan melalui nomor yang tertera di sana.
Selanjutnya tim yang terdiri dokter dan driver, meluncur ke lokasi menggunakan armada motor yang telah dimodifikasi dengan membawa berbagai peralatan dan obat-obatan.
Tim ini akan memeriksa pasien, memberikan obat gratis, dan pemantauan jika memang dibutuhkan. Bahkan jika memang perlu perawatan lebih, ambulans akan didatangkan untuk membawa pasien ke puskesmas maupun rumah sakit.
Kepala Puskesmas Sempu Hadi Kusairi menambahkan, program CHIPS ini telah dilakukan sejak 2017. “Setiap hari ada sekitar tiga pasien yang dikunjungi, baik yang sudah terjadwal rutin maupun laporan dari masyarakat. Semua kita layani secara gratis,” kata Hadi.
Hadi menjelaskan, CHIPS khusus melayani masyarakat miskin. Selain memberikan layanan kesehatan, CHIPS juga membantu menanggulangi masalah lain dengan berkoordinasi bersama lintas sektor. “Misalnya, penyediaan jamban bersih hingga bedah rumah karena sasaran kita memang warga miskin,” ujarnya.