Banyuwangi Bakal Tambah Pasar Pelayanan Publik

BanyuwangiNet.com – Tidak hanya memiliki Mal Pelayanan Publik (MPP) pertama di Indonesia, Banyuwangi juga memiliki dua Pasar Pelayanan Publik, yang merupakan unit pelayanan publik pertama di Indonesia yang terintegrasi dengan pasar tradisional. Dua Pasar Pelayanan Publik tersebut terletak di Pasar Genteng dan Rogojampi.
Ke depan, Pemkab Banyuwangi akan menambah dua Pasar Pelayanan Publik lagi di dua kecamatan, yakni di Pasar Purwoharjo dan Pasar Wongsorejo. Dengan pasar pelayanan publik ini, setidaknya ada dua tujuan.
“Saat ini kami tengah melakukan persiapan untuk mendirikan dua Pasar Pelayanan Publik di dua pasar tradisional, yakni Purwoharjo dan Wongsorejo,”kata Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banyuwangi, Partana.
Sejarah Berdirinya Mal Pelayanan Publik Banyuwangi, MPP Pertama di Indonesia
Dengan menambah dua Pasar Pelayanan Publik ini, akan memperluas pelayanan untuk warga. Pasar Pelayanan Publik Wongsorejo akan melayani warga di kawasan Banyuwangi utara, sementara Pasar Pelayanan Publik Purwoharjo akan melayani kawasan Banyuwangi selatan. “Dengan demikian cakupan pelayanan pada masyarakat akan semakin luas,” tambah Partana.
Tujuan dari Pasar Pelayanan Publik yang pertama, memudahkan warga mengurus dokumen kependudukan atau izin yang dibutuhkan.
Kedua, turut menggerakkan ekonomi pasar karena dengan kehadiran unit pelayanan publik ini akan ikut meningkatkan trafik orang ke pasar tradisional.
Dengan unit layanan publik tersebut, masyarakat bisa urus dokumen dan izin sambil belanja di pasar tradisional. Sejak dulu pasar tradisional merupakan tempat berkumpulnya orang. Dengan demikian warga yang berbelanja ke pasar, juga bisa mengurus surat-surat dokumen kependudukan yang dibutuhkan.
Dengan adanya layanan ini, warga tidak harus lagi datang ke kantor kecamatan. Dengan demikian sekali jalan langsung dapat dua urusan bisa belanja sekaligus urus dokumen.
Pembangunan Jembatan Telah Rampung, Bupati Ipuk Minta Warga Turut Menjaga Daerah Aliran Sungai
Pasar Pelayanan Publik di Pasar Kecamatan Genteng diresmikan pada 25 April 2019 oleh Menteri Dalam Negeri kala itu, Tjahjo Kumolo. Peresmian Pasar Pelayanan Publik Genteng bersamaan dengan Hari Otonomi Daerah.
Saat ini di Pasar Pelayanan Publik Genteng memberikan 134 Jenis layanan dari empat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) antara lain: Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Perindustrian, dan Badan Pendapatan Daerah.
Setelah Pasar Genteng, delapan bulan kemudian Pemkab Banyuwangi kembali mendirikan Pasar Pelayanan Publik. Kali ini didirikan di Pasar Rogojampi yang diresmikan oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, 19 Desember 2019 tepat sehari setelah Hari Jadi Banyuwangi yang ke 248 Tahun.
Pasar Pelayanan Publik Rogojampi memberikan 106 jenis layanan dari delapan SKPD di antaranya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dan lainnya.
Banyak menteri bahkan Presiden RI Joko Widodo sempat mengunjungi pasar pelayanan publik.