Berikut Banyuwangi Festival 2023 Bulan Februari
BanyuwangiNet.com – Kalender event tahunan “Banyuwangi Festival” 2023 telah resmi diluncurkan oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, 4 Februari 2023. Terdapat 55 event atraktif yang akan digelar sepanjang tahun ini.
Berikut Banyuwangi Festival 2023 Bulan Februari
Festival Imlek
Festival Imlek merupakan event pertama yang digelar di Banyuwangi Festival 2023 bulan Februari. Banyuwangi digelar usai perayaan Tahun Baru China telah digelar, 2 hingga 4 Februari di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hoo Tong Bio.
Beragam atraksi disuguhkan dalam festival ini. Seperti Pecinan Street Food yang menyuguhkan sajian kulibner Chinese Food dari UMKM hingga perhotelan di Banyuwangi. Beragam kuliner khas Tionghoa seperti nasi ayam hainan, bebek-ayam peking, bakpao, kue keranjang, burger shanghai, dan lainnya disuguhkan.
Kendalikan Inflasi, Banyuwangi Genjot Produksi Bawang Merah dan Cabai Rawit lewat Sekolah Lapang
Ada juga pertunjukan barongsai dan pertunjukan budaya dipertontonkan dari petang hingga tengah malam.
Bukan hanya asal Tionghoa, pertunjukan yang ditampilkan merupakan kesenian lintas budaya. Pertunjukan drama musikal dan sendratari yang menggambarkan kerukunan umat beragama turut menghibur para pengunjung.
Sebanyak 80 anak dan remaja dari berbagai latar belakang suku-agama tampil dalam satu panggung selama lebih dari 30 menit. Penampilan sendratari itu berhasil memukau ribuan warga yang hadir menyaksikan puncak Festival Imlek.
Pemkab Banyuwangi juga meluncurkan Kampung Moderasi Desa Karangrejo, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi. Para tokoh dan perwakilan umat antaragama mengikrarkan diri untuk terus menjaga kerukunan dan keharmonisan yang telah berlangsung selama berpuluh-puluh tahun.
Banyuwangi Culture Every Week 2023
Merupakan panggung bagi para pelajar Banyuwangi menampilkan kreasi kesenian dan budaya di hadapan wisatawan.
Puluhan penampilan siswa mulai tingkat sekolah dasar hingga menengah atas meramaikan festival yang digelar di Taman Blambangan setiap akhir pekan sepanjang 2023.
Penampilan pentas seni dan budaya seperti band dan tarian menghidupkan malam Minggu ratusan warga dan wisatawan yang hadir di tempat tersebut.
Tangani Stunting dan Kemiskinan, Banyuwangi dan Pelaku Usaha Bentuk Forum Gotong Royong
Pemkab Banyuwangi menyelenggarakan festival ini sebagai bentuk apresiasi dan panggung bagi para pelajar. Di sana, mereka bisa mengaktualisasikan kemampuan yang dimiliki di bidang kesenian dan budaya dalam konsep modern dan berkelanjutan.
Festival SPBE Desa
Pemkab Banyuwangi mendorong pengembangan ekositem digital hingga ke tingkat desa. Salah satu cara yang dilakukan yakni dengan menerapkan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) di level tersebut.
SPBE adalah penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Tujuannya untuk memberikan layanan terbaik kepada seluruh pihak. Baik masyarakat maupun pemerintah di tingkat atasnya.
Festival SPBE Desa Banyuwangi berisi berbagai inovasi pelayanan berbasis teknologi informasi di desa-desa yang menjadi sasaran pelaksanaan program. Dalam festival yang digelar 22 Februari itu, berbagai inovasi desa yang memanfaatkan teknologi untuk mempermudah layanan akan dipertontonkan.
Peringati Hari Sampah Nasional, Bupati Ipuk Lepas Tim Bikers Jelajah Bersih Negeri
Di Banyuwangi, SPBE desa berguna juga untuk memperkuat transformasi digital Smart Kampung, layanan desa berbasis online yang telah diluncurkan sejak sekitar 2016. Smart Kampung telah berjalan di 189 desa di Banyuwangi. Keberadaan SPBE desa akan melengkapi layanan yang sudah ada itu.
Festival SPBE Desa sekaligus untuk menandani perkembangan desa-desa di Banyuwangi. Sejak 2022, desa di Banyuwangi telah bebas dari status tertinggal dan berkembang. Saat ini, 51 desa di Banyuwangi masuk kategori maju dan 138 desa masuk kategori mandiri.