Mengusung Konsep Go Green, Pasar Pariwisata Terpadu Banyuwangi Bakal Jadi Creative Hub Anak Muda

BANYUWANGI-Secara bertahap Pasar Pariwisata Terpadu Banyuwangi akhirnya difungsikan. Mengusung Konsep Go Green, Pasar Pariwisata Terpadu Banyuwangi bakal jadi creative hub anak muda.
“Jadi Pasar Pariwisata Terpadu Banyuwangi ini tidak hanya sekadar tempat orang jual beli. Namun lebih dari itu, pasar ini semoga bisa menjadi creative hub anak-anak muda Banyuwangi,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Sabtu (22/1/2022).
Secara bertahap pasar ini mulai difungsikan. Para pedagang yang dulu menempati eks pasar Sobo tempat pasar terpadu ini dibangun, kini mulai menempati dan berdagang di sini.
Pasar ini dibangun sejak 2015 pada era kepemimpinan Bupati Abdullah Azwar Anas. Didesain oleh arsitek kenamaan tanah air, Andra Matin, dengan dua bangunan utama yang masing-masing terdiri empat lantai.
Pada lantai dasar Pasar Pariwisata Terpadu Banyuwangi ini difungsikan untuk area parkir, yang memiliki daya tampung 200 kendaraan. Selain itu juga terdapat fasilitas musala dan toilet, serta perkantoran agen travel.
Baca Juga: Lontar Hadis Dagang Banyuwangi dan Kitab Babonnya
Sementara di lantai dua digunakan untuk sentra suvenir dan oleh-oleh khas Banyuwangi. Lantai tiga dan empat, terdapat dormitory tourism dengan fasilitas kamar yang tak kalah dengan hotel berbintang. Di lantai empat terdapat hall yang bisa digunakan untuk pertemuan atau menggelar event.
Pasar Pariwisata Terpadu Banyuwangi juga Pusat Akomodasi Wisata
Di Pasar Pariwisata Terpadu Banyuwangi ini juga difungsikan sebagai terminal khusus angkutan pariwisata. Nantinya di tempat ini akan menjadi pusat akomodasi transportasi wisata seperti minibus, trooper, maupun mobil jenis station wagon, yang akan mengangkut penumpang ke berbagai destinasi wisata di Banyuwangi.
Pasar pariwisata terpadu ini mengusung konsep one stop service pariwisata, jadi tidak hanya pusat oleh-oleh, tetapi semua sarana dan ekosistem pariwisata ada di sana.
Baca Juga: Memiliki Banyak Program Merajut Harmoni, BNPT Dirikan Warung NKRI Banyuwangi
“Semua sarana pariwisata yang dibutuhkan oleh orang-orang yang berkujung ke Banyuwangi tersedia di Pasar Pariwisata Terpadu ini,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi Muhammad Yanuarto Bramuda.
“Di sini ada transportasi, akomodasi, ruang kreatif, pusat oleh-oleh, hingga kuliner. Tidak hanya itu, wisatawan yang membutuhkan tiket destinasi wisata, juga tersedia di lokasi tersebut. Ada pula kantor travel hingga kirim paket. Juga terdapat kantor ekspedisi, karena kami bekerja sama dengan Kantor Pos dan lain-lain,” beber Bramuda.
Belum cukup sampai di situ, penginapan untuk wisatawan juga tersedia di kompleks Terminal Pariwisata Terpadu tersebut, tepatnya dormitory tourism sekitar 50 kamar. Bahkan, tersedia pula ruang kreatif. “Ini menjadi semacam creative hub. Teman-teman yang mau diskusi tentang kreativitas, rapat-rapat, disiapkan di sana,” tutur pria yang karib disapa Bram tersebut.
Untuk itu, kata dia, pihaknya berharap Terminal Pariwisata Terpadu Banyuwangi bukan sekadar pasar dan terminal, tetapi di malam hari bisa menjadi pusat kegiatan anak-anak muda Banyuwangi. “Yang senang nyanyi bisa manggung di sana sehingga menjadi daya tarik orang datang untuk menikmati musik dan belanja,” tambah Bramuda.