Sky Farm Banyuwangi, Belajar Hidup Berkelanjutan dari Pangan Organik hingga Fashion Ramah Lingkungan

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Jumat, 8 Agustus 2025, 21:17 WIB
PEDULI LINGKUNGAN: dr. Ananta Naufal Habibi, Sp.OT, seorang dokter spesialis ortopedi, bersama istrinya, dr. Anita Yuni. Keduanya ingin menghadirkan tempat belajar yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga langsung dipraktikkan di lapangan.
PEDULI LINGKUNGAN: dr. Ananta Naufal Habibi, Sp.OT, seorang dokter spesialis ortopedi, bersama istrinya, dr. Anita Yuni. Keduanya ingin menghadirkan tempat belajar yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga langsung dipraktikkan di lapangan.

BanyuwangiNet.com – Di tengah isu perubahan iklim global, Kabupaten Banyuwangi memiliki pusat edukasi unik yang mengajarkan berbagai aspek sustainable living atau gaya hidup berkelanjutan. Namanya Sky Farm, sebuah kawasan seluas 1,5 hektare di Kecamatan Glenmore yang menawarkan pengalaman lengkap hidup selaras dengan alam.

Di sini, pengunjung bisa mempelajari budidaya pangan organik, energi terbarukan, pengolahan air hujan, manajemen sampah, hingga pembuatan busana dari serat alami. Semuanya dirancang untuk mengajarkan kemandirian dalam memenuhi kebutuhan hidup tanpa merusak lingkungan.

Sky Farm merupakan gagasan dr. Ananta Naufal Habibi, Sp.OT, seorang dokter spesialis ortopedi, bersama istrinya, dr. Anita Yuni. Keduanya ingin menghadirkan tempat belajar yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga langsung dipraktikkan di lapangan.

75 Taruna API Banyuwangi Resmi Diwisuda, Siap Mengabdi untuk Penerbangan Nasional

“Semua tanaman dan ternak di sini kami budidayakan secara organik, tanpa pestisida. Hasilnya kami konsumsi sendiri dan juga diolah menjadi hidangan untuk para tamu,” jelas dr. Ananta.

Selain pangan, Sky Farm juga memproduksi minyak esensial, sabun organik, dan parfum berbahan alami. “Kami mengolah semuanya secara alami, dari bahan yang tersedia di sini,” tambah dr. Anita.

Saat program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) di Desa Tegalharjo, Jumat (7/8/2025), Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengunjungi Sky Farm. Ia mengikuti garden tour untuk melihat langsung praktik keberlanjutan yang diterapkan di sana.

“Amazing. Tempat ini sangat tepat untuk belajar, karena semua kebutuhan hidup—pangan, air, energi, hingga pengolahan sampah—dikelola secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar Ipuk.

Bunga Desa, Bupati Ipuk Tinjau Pembangunan Plengsengan dan Dorong Potensi Ekonomi Desa

Menurutnya, gaya hidup berkelanjutan adalah investasi jangka panjang yang harus dimulai sekarang. “Kita bisa memulai dari rumah dan lingkungan terdekat,” katanya.

Sky Farm mengusung lima pilar utama, yakni Mandiri Pangan, Mengelola 43 jenis tanaman dan peternakan unggas organik.

Mandiri Energi, Memanfaatkan biogas dari kotoran sapi warga sekitar, panel surya, dan bahan bakar alternatif hasil pirolisis plastik.

Mandiri Air, Menggunakan sistem penampungan air hujan (rain harvesting) yang diolah menjadi air minum, dilengkapi enam sumur resapan.

Mandiri Sampah, Bekerja sama dengan 276 KK dalam pengelolaan sampah organik (untuk maggot dan kompos) dan anorganik (diolah menjadi produk daur ulang atau bahan bakar pirolisis).

Tiga Pekan Berjalan, Sekolah Rakyat Banyuwangi Bentuk Kedisiplinan dan Kemandirian Siswa

Mandiri Serat, Memproduksi fashion ramah lingkungan dari serat alami.

“Kami bahkan menggunakan bahan bakar pirolisis untuk genset dan kendaraan roda tiga yang mengangkut sampah warga,” kata dr. Ananta.

Sky Farm juga memiliki galeri busana ramah lingkungan yang dirancang oleh dr. Anita. Koleksi ini telah menjuarai kompetisi nasional dan tampil di ajang fashion show internasional.

“Kami memproduksi fashion dari serat alami sebagai bagian dari komitmen kami pada sustainability fashion,” ujarnya.

Ngantor di Desa, Bupati Ipuk Gelorakan Semangat Nasionalisme pada Siswa

Bagi yang ingin merasakan pengalaman hidup berkelanjutan lebih lama, Sky Farm menyediakan guest house. Tempat ini sudah banyak dikunjungi pelajar, peneliti, komunitas, hingga wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia.

Di sini, pengunjung tak hanya melihat, tetapi juga bisa mencoba langsung praktik mengolah sampah, bercocok tanam organik, atau membuat produk alami.

 

Artikel Terkait