Persewangi Cup KU-16 Dimulai, Persaingan Ketat Antar SSB di Banyuwangi jadi Panggung Pemain Muda Berbakat

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Jumat, 6 Desember 2024, 14:27 WIB
Persewangi Cup KU-16
Persewangi Cup KU-16

BanyuwangiNet.com – Kompetisi Persewangi Cup KU16 resmi dimulai, Kamis (5/12/2024) sore. Puluhan Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai wilayah Banyuwangi turun ke lapangan, menyuguhkan pertandingan sengit sejak laga pembuka.

Pertandingan awal langsung memanas dengan beberapa tim unggulan mencuri poin. Arsuma Srono tampil gemilang di Lapangan Watukebo dengan kemenangan telak 7-0 atas Akor Jaya Bagorejo. Sementara itu, Perseja Jajag mengalahkan Persik Kradenan dengan skor 3-0 di Lapangan Patih Caluring. Di Lapangan Diponegoro Ketapang, laga sengit antara Persewo Wongsorejo dan Panji Laras Licin berakhir imbang 1-1 setelah waktu penuh 2×45 menit.

Baca Juga: Sirkuit BMX Supercross Banyuwangi Direvitalisasi Berstandar Olimpiade

Kompetisi ini menjadi ajang pembuktian para pemain muda berbakat Banyuwangi. Pertandingan penuh semangat dan strategi menarik menjadi pemandangan di setiap laga. Sekretaris Panitia Persewangi Cup KU16, Sapto Handoyo, menilai pertandingan awal berlangsung cukup baik meski ada tim yang terlihat gugup.

“Beberapa pemain berusia 14 dan 15 tahun tampak nervous karena baru pertama kali mengikuti kompetisi seketat ini. Namun, saya yakin mereka akan semakin percaya diri pada pertandingan berikutnya,” ujar Handoyo.

Kompetisi yang berlangsung hingga 20 Desember 2024 ini dirancang dengan sistem grup. Tim-tim SSB bersaing untuk menjadi juara dan runner-up grup, dengan babak 8 besar hingga final akan digelar di Lapangan AIL Rogojampi, homebase Persewangi.

Baca Juga: Banyuwangi Raih Gelar Kabupaten Terinovatif untuk Ketujuh Kalinya Berturut-turut

Humas Persewangi, Rudi H. Latif, mengungkapkan bahwa Persewangi Cup KU16 adalah wadah untuk pengembangan bakat pemain muda Banyuwangi. Ajang ini juga menjadi sarana silaturahmi untuk mempererat persaudaraan di antara pegiat sepak bola.

“Kompetisi ini digelar untuk menjawab aspirasi para pelatih SSB. Selain itu, kami berharap kompetisi ini menjadi langkah baru dalam pengembangan sepak bola di Banyuwangi,” kata Rudi.

Rudi menambahkan, kompetisi ini didukung sponsor dari beberapa BUMN, sementara pelaksanaan teknis sepenuhnya diserahkan kepada ofisial SSB. “Kami ingin ini benar-benar menjadi ajang yang digerakkan oleh komunitas sepak bola Banyuwangi sendiri,” tuturnya.

Dengan semangat tinggi yang ditunjukkan oleh tim-tim SSB, Persewangi Cup KU16 diharapkan tidak hanya melahirkan pemain berbakat tetapi juga meningkatkan gairah sepak bola di Banyuwangi menuju level yang lebih tinggi.

Artikel Terkait