Perkuat Literasi Sejak Dini dengan Program Bunda PAUD Bercerita

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Rabu, 21 Agustus 2024, 20:02 WIB
Oplus_131072
Oplus_131072

BanyuwangiNet.com – Meningkatkan kemampuan literasi dan gemar membaca sejak dini, Pemkab Banyuwangi menggalakkan program Bunda PAUD Bercerita. Program ini mengajak para guru, bunda PAUD, serta orang tua, agar terbiasa membacakan cerita kepada anak-anaknya sejak masih usia dini.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, penguatan literasi untuk anak sangat penting dilakukan sejak dini sehingga anak-anak akan gemar membaca. Penguatan literasi ini, salah satunya bisa dilakukan melalui kegiatan bercerita.

“Ayo para guru, bunda Paud, serta orang tua, sering-seringlah bercerita, membacakan buku atau mendongeng untuk anak-anak kita baik saat sebelum belajar atau sebelum tidur. Ini dapat menanamkan kecintaan anak-anak kepada buku,” kata Ipuk saat membuka program Bunda PAUD Bercerita, di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan, Rabu (21/8/2024).

Bunda PAUD Bercerita ini diikuti 330 peserta yang terdiri atas bunda PAUD Kecamatan, desa dan kelurahan, bina keluarga PAUD, serta perwakilan guru PAUD se-Banyuwangi. Kegiatan ini juga menghadirkan Aji Syafa, seorang penulis dan produser lagu anak, sebagai nara sumber untuk memberikan motivasi dan berbagi tips-tips mengajar yang menyenangkan kepada para peserta. Salah satunya lewat kegiatan bercerita.

Karnaval Merdeka di Banyuwangi, Suguhkan Etalase Budaya Indonesia

Ipuk mengatakan dongeng bukan sekadar cerita, tetapi juga jendela dunia yang memperkenalkan anak-anak pada budaya, nilai-nilai kehidupan dan karakter – karakter inspiratif.

“Melalui dongeng, anak-anak kita ajak untuk berimajinasi, berpikir kritis, dan mengembangkan kemampuan bahasanya,” urai Ipuk.

Dongeng, lanjut Ipuk, juga mampu membuka wawasan anak-anak tentang berbagai aspek kehidupan. Melalui cerita, anak-anak dapat belajar tentang kebaikan, kejujuran, tanggung jawab, dan berbagai nilai luhur lain yang sangat penting dalam pembentukan karakter mereka.

Banyuwangi Buka Rekrutmen CPNS, Syarat IPK Minimal 3,25

“Dengan sering membacakan cerita, secara tidak langsung kita memberi contoh cara mendongeng yang baik, bagaimana bersosialisasi, dan saling tolong menolong. Yang terpenting, membaca juga dapat mengurangi kebiasaan bermain gadget,” tambah Ipuk.

Dengan mengurangi waktu menatap layar gadget, anak-anak akan memiliki lebih banyak waktu untuk bermain, bersosialisasi, dan mengembangkan kreativitasnya. Dengan begitu, anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi yang seimbang dan bahagia.

“Ilmu yang didapatkan hari ini, harapannya bisa ditularkan kepada para orang tua dan bunda-bunda PAUD lainnya di wilayah masing-masing, sehingga para orang tua dan bunda PAUD bisa melakukan penguatan literasi anak-anak didiknya sejak usia dini,” pesan Ipuk.

Artikel Terkait