Pemkab Banyuwangi Tingkatkan Fasilitas Wisata Gunung Ijen: Tambah Air Bersih dan Perluas Lahan Parkir

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Minggu, 1 Juni 2025, 13:38 WIB
DIPERLUAS: Pemkab Banyuwangi menggelar rapat koordinasi bersama stakeholder terkait membahas peningkatan sarana dan prasarana penunjang, Sabtu (31/5/2025).
DIPERLUAS: Pemkab Banyuwangi menggelar rapat koordinasi bersama stakeholder terkait membahas peningkatan sarana dan prasarana penunjang, Sabtu (31/5/2025).

BanyuwangiNet.com – Guna meningkatkan kenyamanan wisatawan di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Ijen, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berencana menambah sejumlah fasilitas penunjang. Destinasi unggulan yang telah masuk dalam jaringan Unesco Global Geopark (UGG) ini terus menjadi magnet wisata, terutama saat musim liburan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan bahwa kunjungan wisata ke Gunung Ijen cenderung meningkat, khususnya saat libur panjang. Karena itu, pemkab berupaya memastikan fasilitas yang ada mampu mengakomodasi kebutuhan pengunjung.

Ribuan Orang Hadiri Festival Tumpeng Sewu di Banyuwangi, Rayakan Tradisi dan Kuliner Suku Osing

“Gunung Ijen menjadi salah satu destinasi favorit baik wisatawan mancanegara maupun domestik, terutama saat libur panjang seperti saat ini. Karena itu, untuk menambah kenyamanan wisatawan, fasilitas pendukung terus kita lengkapi,” ujar Ipuk, Minggu (1/6/2025).

Langkah konkret dilakukan Pemkab Banyuwangi dengan menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah pihak terkait, Sabtu (31/5/2025). Pertemuan yang berlangsung di kawasan Paltuding, Kecamatan Licin, ini dihadiri oleh Pj Sekretaris Daerah Guntur Priambodo, perwakilan Perhutani, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Melalui Pekan Nasional Mengajar, PNM Ajak 1.740 Siswa SMK Berani Berwirausaha

Salah satu fokus utama dalam rapat tersebut adalah upaya mengatasi kepadatan kendaraan di kawasan wisata, terutama saat libur panjang. Kendaraan yang membludak kerap parkir hingga menjangkau area Gunung Ranti, yang berada tak jauh dari kawasan utama Paltuding.

Selain itu, kebutuhan akan air bersih juga menjadi perhatian, mengingat kapasitas fasilitas eksisting belum mampu melayani lonjakan jumlah pengunjung secara optimal.

“Tahun ini pemkab akan membangun dua fasilitas penunjang, yakni fasilitas air bersih dan perluasan lahan parkir yang terletak di kawasan Gunung Ranti. Pembangunannya tetap memperhatikan bahwa kawasan ini merupakan lahan konservasi,” jelas Guntur Priambodo.

Sekolah Rakyat Banyuwangi Siap Dibuka Juli 2025, Kemensos dan Kemen PU Tinjau Langsung

Untuk mendukung ketersediaan air bersih, pemkab akan memasang saluran pipa dengan diameter lebih besar serta menyiapkan tandon penampungan. Infrastruktur ini diharapkan mampu memasok air dalam jumlah memadai, baik bagi pengunjung maupun pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang beraktivitas di sekitar kawasan wisata.

“Saluran air yang saat ini ada masih menggunakan pipa kecil, sehingga belum cukup memenuhi kebutuhan pengunjung di Paltuding. Maka, kita akan bangun saluran baru yang lebih besar dan menyediakan tandon, agar suplai air bersih tetap terjaga,” tambah Guntur.

Data dari BKSDA menunjukkan bahwa selama tiga hari sejak 29 hingga 31 Mei 2025, Gunung Ijen telah dikunjungi oleh 3.166 orang. Kepala Seksi V BKSDA Banyuwangi, Dwi Sugiarto, mencatat bahwa puncak kunjungan terjadi pada hari Sabtu, dengan total 1.314 wisatawan.

Dukung Pemerintah Wujudkan Generasi Emas, PNM Gencarkan Pencegahan Stunting dan Imunisasi di Banyuwangi

“Dari jumlah tersebut, sekitar 35 persen adalah turis mancanegara. Namun kami tetap menerapkan pembatasan jumlah pengunjung, maksimal 2.000 orang per hari, untuk menjaga kelestarian kawasan,” ujar Dwi.

Tren lonjakan wisatawan juga terjadi pada momen libur nasional. Misalnya saat perayaan Waisak pada 10–11 Mei 2025, tercatat sekitar 1.800 orang mendaki ke kawah Ijen.

Artikel Terkait