Sekolah Rakyat Banyuwangi Siap Dibuka Juli 2025, Kemensos dan Kemen PU Tinjau Langsung

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Jumat, 30 Mei 2025, 20:29 WIB
SIAP DIGELAR: Tim dari Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU), telah meninjau langsung lokasi Sekolah Rakyat, di gedung Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PNS di Desa Tamansari, Kecamatan Licin.
SIAP DIGELAR: Tim dari Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU), telah meninjau langsung lokasi Sekolah Rakyat, di gedung Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PNS di Desa Tamansari, Kecamatan Licin.

BanyuwaniNet.com – Persiapan pembukaan Sekolah Rakyat di Banyuwangi memasuki tahap finalisasi. Program pendidikan berasrama yang ditujukan untuk anak-anak dari keluarga prasejahtera ini dijadwalkan mulai berjalan pada tahun ajaran 2025/2026, tepatnya Juli 2025.

Tim dari Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi sekolah yang akan digunakan, yakni di kompleks Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) milik Pemkab Banyuwangi di Desa Tamansari, Kecamatan Licin.

Dukung Pemerintah Wujudkan Generasi Emas, PNM Gencarkan Pencegahan Stunting dan Imunisasi di Banyuwangi

Peninjauan ini mencakup pengecekan terhadap berbagai fasilitas penunjang, seperti infrastruktur gedung, asrama, ruang kelas, jaringan internet, hingga sarana belajar lainnya yang sedang dalam tahap renovasi.

“Tim dari Kemensos dan Kemen PUPR telah datang dan meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana. Alhamdulillah, Banyuwangi dinyatakan siap menggelar Sekolah Rakyat pada tahun ajaran baru ini,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Jumat (30/5/2025).

Menurut Ipuk, pemanfaatan Balai Diklat sebagai lokasi sementara Sekolah Rakyat didasarkan pada kesesuaian fungsi dan fasilitas yang sudah ada. Gedung tersebut saat ini tengah direvitalisasi oleh Kementerian PU agar lebih optimal sebagai tempat belajar-mengajar dengan sistem asrama.

Jelang Idul Adha 2025, Banyuwangi Intensifkan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban

“Balai Diklat kami nilai cocok karena memiliki fasilitas dasar yang cukup memadai dan selama ini memang digunakan untuk pelatihan. Ini akan menjadi lokasi sementara,” jelas Ipuk.

Selain infrastruktur, Pemkab Banyuwangi juga tengah menyempurnakan aspek sumber daya manusia. Guru-guru yang akan mengajar berasal dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang memiliki pengalaman dan kualifikasi yang sesuai.

“Kami siapkan tenaga pendidik terbaik dari ASN dan PPPK daerah. Mereka sudah kami ajukan namanya ke pemerintah pusat, sesuai arahan dari kementerian,” lanjut Ipuk.

Sementara itu, kuota siswa untuk jenjang SMP dan SMA telah terpenuhi dan telah ditetapkan secara resmi melalui Surat Keputusan Bupati. Sedangkan untuk jenjang SD, proses pendaftaran masih dibuka.

Dorong Pertanian Ramah Lingkungan, Banyuwangi Uji Coba Pompa Air Tenaga Surya

Dari sisi infrastruktur, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis (PPS) Jawa Timur, Kementerian PUPR, I Gusti Agung Ari Wibawa, membenarkan bahwa Banyuwangi merupakan salah satu daerah yang paling siap untuk menggelar program ini.

“Kami sudah meninjau langsung proses renovasinya. Banyuwangi termasuk daerah yang siap menjalankan Sekolah Rakyat mulai tahun ajaran baru 2025/2026,” kata Ari.

Peninjauan yang dilakukan oleh Kemensos juga tidak hanya mencakup bangunan utama, namun juga infrastruktur pendukung yang menunjang aktivitas belajar dan kehidupan berasrama para siswa.

Artikel Terkait