Pembaharuan Inovasi, Kunci Peningkatan Kualitas Pendidikan di Banyuwangi

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Senin, 3 Juli 2023, 14:14 WIB
IMG-20221130-WA0083

BanyuwangiNet.com – Sektor pendidikan masih menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Banyuwangi. Untuk meningkatkan kualitas Pendidikan di Banyuwangi, Dinas Pendidikan Banyuwangi bersama seluruh lembaga sekolah terus melakukan pembaharuan inovasi yang relevan dan efektif.

“Inovasi adalah kunci. Di era saat ini, kita tidak bisa lagi bekerja biasa-biasa saja. Harus ada cara-cara baru yang tak biasa, sehingga hasil yang kita petik bisa berbeda, tidak hanya biasa-biasa saja,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Senin (3/7/2023).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Suratno, mengatakan pembaharuan inovasi memang menjadi fokus utamanya saat ini. Dinas Pendidikan senantiasa memperkenalkan dan menerapkan berbagai inovasi pendidikan yang relevan dan efektif.

Begini Peran Inovasi dalam Meningkatkan Pelayanan Kesehatan di Banyuwangi

Menurutnya, perubahan yang terjadi dalam dunia pendidikan sangat cepat, terutama dengan kemajuan teknologi dan perubahan dalam kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. “Oleh karena itu, penting bagi sekolah-sekolah dan para pendidik untuk terus mengembangkan inovasi dalam metode pembelajaran, kurikulum, dan penggunaan teknologi pendidikan,” kata Suratno.

Suratno lantas menekankan pentingnya kolaborasi antara Dinas Pendidikan, sekolah-sekolah, guru, orang tua, dan komunitas dalam mendukung implementasi inovasi di dunia pendidikan. “Dengan kerjasama yang baik, semua pihak dapat bekerja bersama menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif dan memberikan pengalaman pendidikan yang berkualitas bagi siswa,” ujarnya.

Libur Idul Adha, Destinasi Wisata dan Hotel Banyuwangi Kebanjiran Pengunjung

Tak lupa, Suratno menyampaikan apresiasinya kepada para guru dan tenaga pendidik atas peran aktifnya dalam menerapkan inovasi di kelas-kelas. Menurut dia, semua pihak tersebut berperan penting dalam menciptakan suasana belajar yang kreatif, interaktif, dan inklusif bagi siswa. “Dalam hal ini, guru dan tenaga pendidik di Banyuwangi telah menunjukkan dedikasi dan komitmen yang tinggi dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui inovasi,” tegasnya.

Sebagai informasi, pada tahun 2022, terdapat ratusan inovasi pendidikan yang telah muncul di Banyuwangi. Di antaranya, Sekolah Asuh Sungai, Sekolah Asuh Stunting, Lebur Seketi, Sekolah Wisata Edukasi Grasilatsa (Graha Literasi Lateng Satu), Mat-Ter Jumat Karakter (Taqwa-Bersih-Sehat-Cerdas), serta Uks Ibnu Sina Hebat (Ikhtiar Bersama Untuk Generasi Indonesia Sehat).

Usung Tema “Ijen Geopark”, Rangkaian Banyuwangi Ethno Carnival Digelar Selama Sepekan

Ada juga Pelicin Tuk Busule (Pemanfaatan Limbah Cuci Tangan Untuk Budidaya Sayur dan Lele), Akta Sas (Aksi Nyata Sekolah Asuh Sungai), Bakso Kesat (Bakti Sosial Kesehatan Masyarakat), Rujak Dulit (Rumah Kerja Duta Literasi), dan Lakon Ramapati (Layanan Konseling Ramah Anak Dengan Pendekatan Hati), Jelita (Jelantah Jadi Berkah).

Inovasi lainnya adalah Later Asus (Layanan Terpadu Anak Berkebutuhan Khusus), Sabernet (Sehari Bersama Internet), dan Tacbila (Tanamkan, Ajarkan, Contohkan, Biasakan, Implementasikan, dan Kolaborasikan), Aplikasi Curhat Permasalahan Siswa (Kisah Siswa), serta Sepi Duduk Sis (Sekolah Peduli Dokumen Kependudukan Siswa). “Inovasi-inovasi ini mencakup berbagai bidang, mulai dari pendidikan karakter, kesehatan, literasi, hingga pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran,” urai Suratno.

Jelang Idul Adha, Banyuwangi Periksa Kondisi Ternak dan Beri Sertifikat Veteriner di Lapak Dadakan

Suratno berharap, dengan upaya berkelanjutan, sektor pendidikan di Banyuwangi dapat terus berkembang, menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan di masa depan. “Melalui pembaharuan inovasi yang konsisten, harapannya pendidikan di Banyuwangi akan semakin berkualitas dan memberikan manfaat yang positif bagi perkembangan masyarakat dan kemajuan daerah,” harapnya.

Artikel Terkait