Pasar Banyuwangi Mulai Beroperasi, 560 Pedagang Tempati Lapak Baru

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Kamis, 1 Oktober 2026, 17:44 WIB
1001096914
Bupati Ipuk berbincang dengan pedagang daging di bangunan baru Pasar Banyuwangi.

BanyuwangiNet.com – Revitalisasi Pasar Banyuwangi yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum RI telah rampung. Pasar yang berada di pusat kota Banyuwangi tersebut mulai beroperasi pada Kamis (1/10/2026).

Sejumlah pedagang mulai berjualan di lapak baru setelah sebelumnya menempati lokasi relokasi selama proses pembangunan. Hari pertama operasional Pasar Banyuwangi diawali dengan acara tasyakuran yang dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, perwakilan Forkopimda, serta ratusan pedagang.

Dalam kesempatan tersebut, Ipuk menyampaikan selamat kepada para pedagang yang kembali menempati Pasar Banyuwangi setelah proses revitalisasi selesai.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesabaran dan kerjasama bapak ibu sekalian dalam menjalani dan menunggu proses pembangunan pasar. Terima kasih juga telah tertib mengikuti proses relokasi hingga hari ini kembali berjualan,” kata Ipuk.

Ipuk meminta para pedagang ikut menjaga kebersihan dan kenyamanan pasar. Menurutnya, Pasar Banyuwangi ke depan tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga diproyeksikan sebagai salah satu destinasi wisata ikonik di pusat kota.

Pasar Banyuwangi kini memiliki bangunan dua lantai yang memadukan konsep modern dengan arsitektur heritage. Desainnya tetap mempertahankan bentuk asli bangunan cagar budaya sekaligus mengadopsi elemen rumah tradisional Banyuwangi.

Revitalisasi Pasar Banyuwangi juga dilakukan bersamaan dengan revitalisasi Asrama Inggrisan yang berada di kawasan tersebut. Kedua bangunan dirancang menjadi satu kawasan terintegrasi yang menggabungkan aktivitas ekonomi rakyat dengan wisata heritage dan edukasi sejarah.

“Pasar ini telah dibangun dengan konsep baru yang lebih modern, rapi dan nyaman. Mari kita jaga kebersihan dan kerapihan semua fasilitasnya. Agar pembeli semakin betah untuk berbelanja dan menjadi daya tarik wisata baru di pusat kota Banyuwangi,” katanya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Banyuwangi, Heni Sugiharti, mengatakan, tahap awal operasional Pasar Banyuwangi diikuti 560 pedagang. Mereka merupakan pedagang eksisting yang telah melalui proses verifikasi dan validasi (verval) sebelum mendapatkan lapak.

“Sesuai kesepakatan bersama, pasar mulai beroperasi pada hari ini. Untuk tahap pertama, ada 560 pedagang yang memasuki lapak masing-masing, saat ini sebagian sudah berjualan dan ada yang masih memindahkan barang dagangannya dari pasar sementara,” terangnya.

Setelah tahap pertama selesai, Pemkab Banyuwangi akan melanjutkan proses verval untuk mengatur pedagang pada tahap berikutnya. Proses verval tahap kedua ditargetkan selesai pada Oktober 2026.

Pemkab juga akan mengupayakan agar pedagang yang belum mendapatkan lapak dapat terakomodasi dengan ruang yang masih tersedia, dengan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.

Pedagang Mulai Terima Kunci, Pasar Banyuwangi Bersiap Ditempati

“Kalau 560 itu kita harapkan dalam satu minggu ke depan ini semua pedagang sudah pindah ke Pasar Banyuwangi,” kata Heni.

Bagi pedagang yang selama ini menunggu selesainya revitalisasi, beroperasinya kembali Pasar Banyuwangi menjadi momentum untuk kembali beraktivitas di lokasi semula. Salah satunya Amania, 65 tahun. Pedagang bumbu dapur dan sayuran tersebut mengaku senang bisa kembali menempati lapak barunya.

Bupati Ipuk Cek Proses Serah Terima Lapak Pasar Banyuwangi, Posko Aduan Dibuka

Selama proses pembangunan, Amania berjualan di lokasi relokasi di Gedung Wanita bersama pedagang lainnya. Lokasi tersebut berada tidak jauh dari Pasar Banyuwangi.

“Alhamdulillah sudah bisa jualan lagi di sini, saya sudah sejak tahun 1983 berjualan di pasar ini. Semoga pasar yang baru ini bisa kembali ramai pembelinya,” ujarnya.

Artikel Terkait