MPP Digital Banyuwangi Resmi Diadopsi Secara Nasional

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Rabu, 25 Oktober 2023, 20:27 WIB
IMG-20231025-WA0071

BanyuwangiNet.com – Inovasi Mal Pelayanan Publik (MPP) Digital yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendapatkan pengakuan dari pemerintah pusat. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, secara simbolis menyerahkan source code dan manual book aplikasi MPP Digital Banyuwangi kepada Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB), Prof. Dr. Diah Natalisa, di Banyuwangi. Kini MPP Digital Banyuwangi resmi diadopsi oleh pemerintah pesat dan diterapkan secara nasional.

“Setelah berproses bersama antara Pemkab Banyuwangi, lintas kementerian, dan instansi mulai dari KemenPAN RB, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, Perum Peruri, PT. Telkom, dan banyak pihak lainnya, MPP Digital besutan Banyuwangi resmi akan diadopsi oleh pemerintah pusat. Ini akan kita kembangkan lebih luas lagi layanannya,” kata Deputi Bidang Pelayanan Publik KemenPAN RB, Diah Natalisa.

MPP Digital Banyuwangi, yang telah diperkenalkan pada Oktober 2022, akan menjadi landasan bagi MPP Digital Nasional, sebuah platform pelayanan publik berbasis elektronik yang terintegrasi di bawah pemerintah pusat. Aplikasi MPP Digital Nasional dirancang dengan tujuan memberikan kemudahan akses layanan kepada masyarakat melalui perangkat gawai mereka.

Banyuwangi Luncurkan Buku Lentera Blambangan, Biografi Para Ulama Blambangan

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi Banyuwangi yang bersedia menjadi role model MPP Digital Nasional. Selanjutnya, aplikasi MPP Digital Nasional akan kami kelola agar dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Diah.

Aplikasi MPP Digital Nasional akan menyediakan dua jenis layanan utama, yakni layanan administrasi kependudukan dan layanan perijinan kesehatan. Ini akan memungkinkan warga Indonesia untuk dengan mudah mengakses dan mengurus berbagai dokumen administrasi dan izin melalui aplikasi ini.

Diah Natalisa menegaskan bahwa pengembangan aplikasi ini akan terus berlanjut. Saat ini, mereka sedang bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melakukan berbagai pengembangan layanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Di Peringatan Hari Santri, Bupati Ipuk Ajak Santri Jihad Lawan Perundungan di Lingkungan Pendidikan

Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, merasa bangga bahwa inovasi yang dihasilkan oleh Banyuwangi mendapat apresiasi positif dari pemerintah pusat. Dia menyatakan, “Ini menjadi kebanggaan karena kerja keras kami mendapatkan perhatian dan apresiasi tinggi dari pemerintah pusat. Hal ini menjadi vitamin bagi kami untuk terus berinovasi, memberikan pelayanan yang betul-betul berdampak bagi masyarakat.”

MPP Digital Banyuwangi adalah hasil integrasi dengan konsep Smart Kampung, sebuah inovasi digitalisasi pelayanan publik yang telah dikembangkan sebelumnya. Melalui MPP Digital, warga Banyuwangi dapat dengan mudah mengurus 43 jenis dokumen kependudukan melalui perangkat seluler, termasuk kartu keluarga, KTP, akta kelahiran, hingga akta kematian. Dengan adopsi nasional ini, diharapkan pelayanan publik akan semakin efisien dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Artikel Terkait