Lupa Mematikan Obat Nyamuk Bakar, Rumah Lansia di Wongsorejo Banyuwangi Ludes Terbakar
BanyuwangiNet.com – Sebuah rumah semi permanen milik warga di Dusun Kebunrejo, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, terbakar pada Selasa (2/6/2026) siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun bangunan rumah beserta sejumlah harta benda di dalamnya mengalami kerusakan parah.
Berdasarkan hasil asesmen awal, kebakaran diduga dipicu oleh obat nyamuk bakar yang lupa dimatikan sebelum pemilik rumah meninggalkan kediamannya.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi menerima laporan pada pukul 11.39 WIB dan langsung mengerahkan personel beserta armada pemadam ke lokasi kejadian.
Kepala Dinas Damkarmat Banyuwangi, Edy Supriyono, mengatakan petugas segera melakukan upaya pemadaman pada sejumlah titik yang terbakar.
“Tim langsung melakukan penyemprotan pada api di bagian ruang depan, ruang tengah, kamar, dan dapur belakang untuk memadamkan kebakaran,” ujar Edy.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan mencegah munculnya titik api baru.
“Kami melakukan pengecekan pada titik yang terbakar di sekitar lokasi kebakaran guna memastikan tidak ada potensi bahaya,” katanya.
Menurut Edy, sebelum kejadian pemilik rumah menyalakan obat nyamuk bakar di dalam kamar tidur. Sekitar 30 menit kemudian, ia meninggalkan rumah untuk bekerja.
Tidak lama setelah itu, cucunya yang berada di rumah terbangun karena mencium bau benda terbakar. Saat melakukan pengecekan ke kamar, ia mendapati api sudah menyala pada kasur.
“Setelah melakukan pengecekan ke kamar neneknya, dia mendapati api telah menyala pada kasur,” jelas Edy.
Kasur yang terbakar kemudian dipindahkan ke luar rumah dan diletakkan di sisi barat bangunan. Upaya pemadaman sempat dilakukan dengan menyiramkan air ke sumber api.
Namun, karena posisi kasur yang masih berdekatan dengan bangunan rumah, percikan api yang terbawa angin diduga menyambar material mudah terbakar di sekitar rumah.
Setelah sempat ditinggalkan, asap kembali terlihat dari sisi barat rumah. Informasi tersebut kemudian disampaikan oleh seorang teman korban yang datang ke lokasi. Keduanya lalu meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api yang mulai membesar.
Ruko Dua Lantai di Pasar Tegaldlimo Banyuwangi Terbakar, Kerugian Diperkirakan Capai Rp850 Juta
Dalam proses evakuasi dan pemadaman awal, seorang warga yang berusaha membantu dilaporkan terjatuh hingga mengalami luka pada bagian tangan dan kaki. Sementara warga lainnya berupaya menekan penyebaran api sebelum petugas pemadam tiba.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa api cepat merambat karena mengenai material berbahan triplek yang terdapat pada bangunan semi permanen tersebut.
“Percikan api yang terbawa angin kemudian mengenai material berbahan triplek, sehingga api dengan cepat merambat dan mengakibatkan terjadinya kebakaran pada bangunan rumah,” terang Edy.
Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Ipuk Ajak Warga Banyuwangi Perkuat Persatuan dan Gotong Royong
Akibat kebakaran tersebut, sejumlah barang berharga ikut hangus terbakar. Di antaranya lemari, radio, televisi, lima unit kasur, bangunan rumah semi permanen, serta sejumlah uang tunai yang tersimpan di dalam rumah.
Petugas dan warga juga sempat menyelamatkan sebagian barang milik korban, termasuk sejumlah uang tunai yang masih dapat diamankan.
“Berdasarkan pendataan sementara, total kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp45 juta,” pungkas Edy.